Rabu, 28 July 2010

Tanggung Jawab dan Wewenang Seorang Komisaris

Tanggung Jawab dan Wewenang Seorang Komisaris

Pertanyaan

Tolong jelaskan apa yang menjadi wewenang dan tanggung jawab seorang komisaris (persero komanditer pasif) dalam sebuah perusahaan yang berjenis CV? Apabila CV ada masalah yang berkaitan dengan hukum perdata atau pidana dengan pihak lain, bagaimana seorang komisaris harus bertindak dan apa yang menjadi tanggung jawabnya? Mohon penjelasannya. Salam.

Ulasan Lengkap

Pada CV (Commanditaire Vennootschap atau persekutuan komanditer), baik sekutu komplemen maupun sekutu komandit bertanggung jawab terhadap CV. Akan tetapi, besarnya pertanggungjawaban tersebut berbeda.

 

Sekutu komandit tidak melakukan pengurusan pada CV, ia hanya bertindak sebagai sekutu pelepas uang saja. Ia hanya bertanggung jawab sebesar kontribusi yang ia berikan, yaitu sebesar uang yang telah atau harus dimasukkannya sebagai modal di CV tersebut. Ini sesuai dengan pasal 19 jo pasal 20 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (“KUHD”).

 

Lain halnya dengan sekutu komplemen. Sekutu komplemen yang melakukan pengurusan terhadap CV. Oleh karena itu, ia bertanggung jawab secara tanggung renteng atas semua perikatan CV, sampai ke harta pribadi sekutu komplemen tersebut.

 

Bagaimana seorang sekutu komandit bertindak pada saat CV dihadapkan pada gugatan perdata/pidana? Sekutu komandit tersebut tidak dapat melakukan apa-apa, karena ia tidak diperbolehkan untuk melakukan pengurusan CV, walaupun ia telah dikuasakan untuk itu (lihat pasal 20 KUHD). Apabila ternyata ia melakukan perbuatan pengurusan, maka statusnya akan beralih menjadi sekutu komplemen, dan ia akan bertanggungjawab secara tanggung renteng atas semua perikatan CV. Artinya, ia bertanggungjawab sampai harta pribadinya atas semua perikatan CV.

 
Demikian yang kami ketahui. Semoga bermanfaat.
 
Dasar hukum:

Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (Wetboek Van Koophandel Voor Indonesie, Staatsblad Tahun 1847 No. 43)

 
 
 

Simak dan dapatkan tanya-jawab seputar hukum perusahaan lainnya dalam buku “Tanya Jawab Hukum Perusahaan” (hukumonline dan Visimedia) yang telah beredar di toko-toko buku.

 
 

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Saat ini sudah tidak bekerja di Hukumonline. Namun dulu pernah bergabung di Divisi Klinik.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua