Jika Reputasi Tercemar Karena Tuduhan Guru

Bacaan 3 Menit
Jika Reputasi Tercemar Karena Tuduhan Guru
Pertanyaan

Sekarang cewek gue dituduh hamil sama guru BP. Si guru tanpa menyelesaikan masalah dengan private malah lancang "interograsi temen"-nya, kemudian memanggil pacar gue dengan terang-terangan. Guru sampai pakai acara tes kehamilan di depan semua guru tanpa ditutupi, walaupun akhirnya terbukti cewek gue tidak hamil, tapi reputasinya sudah dicap cewek "ga bener" sama banyak orang. Hukum apa yang bisa gue gunakan untuk ancam gurunya agar tak macam-macam lagi? Tolong penerangannya gan. Thanks.

 

Ulasan Lengkap

Berdasarkan informasi di atas, siswi yang merasa nama baiknya tercemar dapat memilih antara dua pilihan ranah hukum, yakni:

1.      Hukum Pidana

2.      Hukum Perdata

 
1.     Hukum Pidana

Perbuatan yang dilakukan oleh guru tersebut masuk dalam kategori Pencemaran Nama Baik dan Fitnah.

 

Pencemaran nama baik dapat kita temukan dalam Pasal 310 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (“KUHP”) yang berbunyi sebagai berikut:

 

“Barangsiapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang, dengan menuduh sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam, karena pencemaran, dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak tiga ratus rupiah

 

Fitnah dapat kita temukan dalam Pasal 311 KUHP yang berbunyi sebagai berikut:

 

Jika yang melakukan kejahatan pencemaran atau pencemaran tertulis, dalam hal dibolehkan untuk membuktikan bahwa apa yang dituduhkan itu benar, tidak membuktikannya dan tuduhan dilakukan bertentangan dengan apa yang diketahui, maka dia diancam karena melakukan fitnah, dengan pidana penjara paling lama empat tahun

 

Dalam buku Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal demi Pasal(hal. 226) karangan R. Soesilo dijelaskan bahwa supaya seseorang dapat dihukum menurut Pasal 310 ayat (1) ini (menista), maka penghinaan itu harus diakukan dengan cara menuduh seseorang telah melakukan perbuatan yang tertentu, dengan maksud tuduhan itu akan tersiar (diketahui orang banyak). Selengkapnya, simak artikel Pencemaran Nama Baik oleh Atasan.

 

Apabila siswi tersebut merasa nama baiknya tercemar karena fitnah dapat mengajukan laporan pada pihak Kepolisian.

 
2.     Hukum Perdata

Selain ranah hukum pidana, siswi tersebut dapat memilih melakukan gugatan perdata. Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUHPerdata”) pengaturan mengenai pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 1372 yang berbunyi sebagai berikut:

 

Tuntutan perdata tentang hal penghinaan adalah bertujuan mendapat penggantian kerugian serta pemulihan kehormatan dan nama baik.

 

Terhadap perbuatan penghinaan ini dapat diajukan gugatan ganti rugi dengan mendasarkan pada Perbuatan Melawan Hukum (Pasal 1365 KUHPerdata).

 
Demikian jawaban kami.
 
Dasar hukum:

1.      Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Wetboek van Strafrecht, Staatsblad 1915 No 73).

2.     Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek, Staatsblad 1847 No. 23);