Rabu, 16 Mei 2012

Jika Reputasi Tercemar Karena Tuduhan Guru

Jika Reputasi Tercemar Karena Tuduhan Guru

Pertanyaan

Sekarang cewek gue dituduh hamil sama guru BP. Si guru tanpa menyelesaikan masalah dengan private malah lancang "interograsi temen"-nya, kemudian memanggil pacar gue dengan terang-terangan. Guru sampai pakai acara tes kehamilan di depan semua guru tanpa ditutupi, walaupun akhirnya terbukti cewek gue tidak hamil, tapi reputasinya sudah dicap cewek "ga bener" sama banyak orang. Hukum apa yang bisa gue gunakan untuk ancam gurunya agar tak macam-macam lagi? Tolong penerangannya gan. Thanks.  

Ulasan Lengkap

Berdasarkan informasi di atas, siswi yang merasa nama baiknya tercemar dapat memilih antara dua pilihan ranah hukum, yakni:

1.      Hukum Pidana

2.      Hukum Perdata

 
1.     Hukum Pidana

Perbuatan yang dilakukan oleh guru tersebut masuk dalam kategori Pencemaran Nama Baik dan Fitnah.

 

Pencemaran nama baik dapat kita temukan dalam Pasal 310 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (“KUHP”) yang berbunyi sebagai berikut:

 

“Barangsiapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang, dengan menuduh sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam, karena pencemaran, dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak tiga ratus rupiah

 

Fitnah dapat kita temukan dalam Pasal 311 KUHP yang berbunyi sebagai berikut:

 

Jika yang melakukan kejahatan pencemaran atau pencemaran tertulis, dalam hal dibolehkan untuk membuktikan bahwa apa yang dituduhkan itu benar, tidak membuktikannya dan tuduhan dilakukan bertentangan dengan apa yang diketahui, maka dia diancam karena melakukan fitnah, dengan pidana penjara paling lama empat tahun

 

Dalam buku Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal demi Pasal(hal. 226) karangan R. Soesilo dijelaskan bahwa supaya seseorang dapat dihukum menurut Pasal 310 ayat (1) ini (menista), maka penghinaan itu harus diakukan dengan cara menuduh seseorang telah melakukan perbuatan yang tertentu, dengan maksud tuduhan itu akan tersiar (diketahui orang banyak). Selengkapnya, simak artikel Pencemaran Nama Baik oleh Atasan.

 

Apabila siswi tersebut merasa nama baiknya tercemar karena fitnah dapat mengajukan laporan pada pihak Kepolisian.

 
2.     Hukum Perdata

Selain ranah hukum pidana, siswi tersebut dapat memilih melakukan gugatan perdata. Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUHPerdata”) pengaturan mengenai pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 1372 yang berbunyi sebagai berikut:

 

Tuntutan perdata tentang hal penghinaan adalah bertujuan mendapat penggantian kerugian serta pemulihan kehormatan dan nama baik.

 

Terhadap perbuatan penghinaan ini dapat diajukan gugatan ganti rugi dengan mendasarkan pada Perbuatan Melawan Hukum (Pasal 1365 KUHPerdata).

 
Demikian jawaban kami.
 
Dasar hukum:

1.      Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Wetboek van Strafrecht, Staatsblad 1915 No 73).

2.     Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek, Staatsblad 1847 No. 23);

 

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Legal 1O1
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua