Jumat, 29 Agustus 2014

Pengambilan Kembali Hak Cipta

Pengambilan Kembali Hak Cipta

Pertanyaan

Apakah mungkin dapat mengambil kembali hak cipta setelah hak cipta itu diberikan kepada pihak lain?

Ulasan Lengkap

Terima kasih atas pertanyaan Saudara.

 

Pertanyaan mengenai “mengambil kembali hak cipta” harus dilihat dari bagaimana peristiwa beralihnya hak cipta tersebut. Dalam Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta (“UUHC”) telah diatur mengenai pengalihan hak cipta kepada pihak lain baik secara keseluruhan atau yang dikenal dengan istilah umum ‘beli putus’ maupun melalui perjanjian lisensi dengan sistem pembayaran royalti.

 

Pasal 26 UUHC menyatakan bahwa Hak Cipta atas suatu Ciptaan tetap berada di tangan Pencipta selama kepada pembeli Ciptaan itu tidak diserahkan seluruh Hak Cipta dari Pencipta itu.

 

Sedangkan untuk pengalihan hak cipta melalui perjanjian lisensi, diatur dalam Pasal 45 UUHC di mana suatu Perjanjian Lisensi kecuali diperjanjikan lain akan berlangsng selama jangka waktu tertentu, disertai dengan kewajiban pemberian royalti kepada Pencipta atau Pemegang Hak Cipta oleh penerima lisensi.

 

Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat.

 
Dasar Hukum:

Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.

  

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : IPAS Institute
Konsultan Hak Kekayaan Intelektual pada Intellectual Property Advisory Services (IPAS) Institute
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua