Senin, 17 Desember 2012

Utang Lebih Besar dari Aset, Bagaimana Pertanggungjawaban Pemilik CV?

Utang Lebih Besar dari Aset, Bagaimana Pertanggungjawaban Pemilik CV?

Pertanyaan

Si A mendirikan sebuah CV dengan modal Rp15 juta, si B bergabung dengan modal Rp25 juta sebagai sekutu aktif, dan si C bergabung dengan modal Rp25 juta sebagai sekutu pasif. Lalu, CV tersebut mempunyai utang Rp200 juta padahal aset CV tersebut hanya Rp150 juta. Berapa beban masing-masing sekutu dalam rangka menanggung kewajiban CV tersebut?.

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Ulasan Lengkap

Sebelumya, kami jelaskan dahulu mengenai pengertian Perseroan Komanditer (“CV”).

 

CV merupakan Badan Usaha yang tidak berbadan hukum, dimana kekayaan para pendirinya tidak terpisahkan dari kekayaan CV.Suatu CV, didirikan minimal oleh 2 (dua) orang, yangmana salah satunya akan bertindak selaku Persero Aktif (persero pengurus) yang menjabat sebagai Direktur (lihat Pasal 19 Kitab UU Hukum Dagang atau KUHD). Sedangkan, pendiri yang tidak ingin aktif terlibat dalam kegiatan bisnis day-to-day, akan bertindak selaku Persero Komanditer (persero diam).

 

Dalam hal terjadi kerugian terhadap CV, maka Persero Aktif akan bertanggung jawab secara penuh dengan seluruh harta pribadinya untuk mengganti kerugian yang dituntut oleh pihak ketiga (lihat Pasal 20 KUHD).Sedangkan untuk Persero Komanditer, karena dia hanya sebagai persero diam, maka dia hanya bertanggung jawab sebesar modal yang disetorkannya ke dalam CV.

 

Dari uraian pertanyaan tersebut di atas, jadi A dan B yang bertindak selaku Persero Aktif mempunyai tugas untuk menjalankan kegiatan usaha. Asumsi kami, keduanya bertindak sebagai Direktur, sedangkan C yang bertindak selaku Persero Komanditer tidak terlibat langsung dalam kegiatan usaha.

 

Berdasarkan uraian di atas, dalam hal terjadi kerugian maka Persero Aktif (A dan B) akan bertanggung jawab secara penuh hingga ke harta pribadinya secara tanggung renteng, untuk mengganti kerugian yang dituntut oleh pihak ketiga.

 

Sedangkan untuk Persero Komanditer (C), karena dia hanya sebagai persero diam, maka hanya bertanggung jawab sebesar modal yang disetorkannya ke dalam perseroan (dalam hal ini sebesar Rp25.000.000,00).

 

Demikian jawaban dari kami semoga bermanfaat.

 

Dasar hukum:

Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (Wetboek Van Koophandel Voor Indonesie, Staatsblad tahun 1847 No. 43).

 


Perjuangan Anda Jangan Berhenti di Artikel Ini

Konsultan hukum profesional siap membantu Anda. Konsultasikan masalah Anda, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua