Jumat, 29 August 2014

Hak Cipta Iklan

Hak Cipta Iklan

Pertanyaan

1. Bagaimana kedudukan pencipta karya periklanan dalam undang-undang hak cipta? 2. Bagaimana perlindungan hukum terhadap hak cipta iklan di Indonesia?

Ulasan Lengkap

Terima kasih atas pertanyaan Saudara.   

 

1. Menjawab pertanyaan Saudara mengenai kedudukan seorang Pencipta karya iklan dalam Undang-Undang Hak Cipta, saya asumsikan saja bahwa iklan itu ada yang berbentuk dua dimensi dan tiga dimensi. Dua dimensi yang berupa tulisan dan gambar, tiga dimensi yang berupa video atau rekaman suara.

 

Dalam sebuah iklan yang berupa dua dimensi bisa terdapat beberapa Ciptaan terpisah di dalamnya, yaitu gambar/foto dan naskah/tulisan. Sedangkan dalam iklan yang berupa tiga dimensi, di dalamnya terdapat beberapa Ciptaan yang memiliki hak cipta masing-masing di dalamnya, yaitu: video, rekaman suara, lagu, naskah/script, gambar, foto, dan lain-lain.

 

Sebuah iklan biasanya dikerjakan secara tim. Untuk sebuah pekerjaan yang dilakukan dalam tim, Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta (“UUHC”) telah mengatur dalam Pasal 6 UUHC sebagai berikut :

 
Pasal 6 UUHC:

Jika suatu Ciptaan terdiri atas beberapa bagian tersendiri yang diciptakan oleh dua orang atau lebih, yang dianggap sebagai Pencipta ialah orang yang memimpin serta mengawasi penyelesaian seluruh Ciptaan itu, atau dalam hal tidak ada orang tersebut, yang dianggap sebagai Pencipta adalah orang yang menghimpunnya dengan tidak mengurangi Hak Cipta masing-masing atas bagian Ciptaannya itu.

 

Jadi, pada sebuah iklan yang di dalamnya terdiri dari beberapa karya cipta yang masing-masing memiliki hak cipta, yang dianggap sebagai Pencipta dari iklan tersebut adalah orang yang memimpin serta mengawasi penyelesaian seluruh Ciptaan itu, atau dalam hal tidak ada orang tersebut, yang dianggap sebagai Pencipta adalah orang yang menghimpunnya.

 

2. Perlindungan hak cipta sebuah iklan di Indonesia sama dengan perlindungan hak cipta yang ada pada Pasal 12 UUHC. Jika iklan tersebut dibuat dalam bentuk dua dimensi dan ditayangkan dalam bentuk tulisan atau gambar, maka hak ciptanya adalah hak cipta atas tulisan atau gambar iklan tersebut. Apabila iklan dibuat dalam bentuk tiga dimensi, maka iklan tersebut termasuk dalam kategori ciptaan yang dilindungi atas sinematografi atau bisa juga termasuk dalam hak cipta atas rekaman suara (drama/lagu/musik dengan atau tanpa teks).

 
Dasar Hukum:

 

Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.

 

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : IPAS Institute
Konsultan Hak Kekayaan Intelektual pada Intellectual Property Advisory Services (IPAS) Institute
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua