Rabu, 04 September 2013

Perlukah Izin Ibu Tiri Jika Ingin Menjual Rumah Warisan Ayah?

Perlukah Izin Ibu Tiri Jika Ingin Menjual Rumah Warisan Ayah?

Pertanyaan

Selamat pagi, yang mau saya tanyakan adalah, bisakah saya dan kakak-kakak saya yang lainnya sebagai ahli waris dari rumah warisan peninggalan ayahanda kami menjual rumah tersebut tanpa seizin dan sepengetahuan ibu tiri kami? Mohon infonya. Terima kasih.

Ulasan Lengkap

Dalam uraian pertanyaan, Anda tidak menyebutkan agama dari ayah Anda, ibu tiri Anda, dan anak-anak dari ayah Anda. Oleh karena itu, kami akan menjelaskan berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUHPer”).

 

Sebelumnya Anda harus mencari tahu terlebih dahulu, apakah rumah tersebut merupakan harta bawaan ayah Anda ataukah harta bersama ayah Anda dengan ibu tiri Anda.

 

Dalam suatu perkawinan, ada yang dinamakan harta bawaan dan harta bersama. Menurut Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (“UU Perkawinan”), harta bersama adalah harta benda yang diperoleh selama perkawinan. Ini berarti bahwa harta bawaan adalah harta yang diperoleh oleh suami dan istri sebelum perkawinan. Selain itu, harta bawaan juga termasuk harta benda yang diperoleh masing-masing sebagai hadiah atau warisan (Pasal 35 ayat [2] UU Perkawinan).

 

Jika rumah tersebut adalah harta bawaan dari ayah Anda, maka ada kemungkinan Anda dan saudara-saudara Anda tidak perlu meminta izin ibu tiri Anda dalam menjual rumah tersebut. Yaitu dalam hal ayah Anda membuat wasiat yang menyatakan rumah tersebut diwariskan hanya kepada Anda dan saudara-saudara Anda.

 

Akan tetapi, apabila ayah Anda tidak membuat wasiat, maka ibu tiri Anda juga merupakan salah satu ahli waris dari ayah Anda. Hal ini sebagaimana dikatakan dalam Pasal 832 ayat (1) KUHPer:

 

“Menurut undang-undang, yang berhak menjadi ahli waris ialah keluarga sedarah, baik yang sah menurut undang-undang maupun yang di luar perkawinan, dan suami atau isteri yang hidup terlama, menurut peraturan-peraturan berikut ini.”

 

Dalam hal tidak ada surat wasiat dan ibu tiri Anda adalah salah satu ahli waris dari ayah Anda berdasarkan undang-undang, maka Anda dan saudara-saudara Anda harus mendapatkan izin dari ibu tiri Anda sebelum menjual rumah tersebut.

 

Akan tetapi, apabila rumah tersebut merupakan harta bersama dari ayah Anda dan ibu tiri Anda, baik ada surat wasiat yang menyatakan bahwa rumah tersebut diwariskan kepada anak-anak ayah Anda saja ataupun tidak ada surat wasiat demikian, Anda dan saudara-saudara Anda harus mendapatkan izin dari ibu tiri Anda untuk menjual rumah tersebut. Ini karena sebagian dari rumah tersebut adalah milik ibu tiri Anda (bagiannya dalam harta bersama).

 

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

 
Dasar Hukum:

1.    Kitab Undang-Undang Hukum Perdata;

2.    Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

 

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Saat ini sudah tidak bekerja di Hukumonline. Namun dulu pernah bergabung di Divisi Klinik.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua