Rabu, 14 Agustus 2013

Mau Lulus Ujian Advokat? Coba 11 Trik Ini

Mau Lulus Ujian Advokat? Coba 11 Trik Ini

Pertanyaan

Saya punya teman yang sudah sering mengikuti UPA (ujian profesi advokat) tapi tidak lulus. Selain belajar, apa kiat-kiat atau trik khusus dalam menghadapi UPA?

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Hubungi konsultan hukum profesional dengan biaya terjangkau, pilih durasi dan biaya konsultasi sesuai kebutuhan Anda di sini.

Ulasan Lengkap

Untuk ujian profesi advokat (“UPA”), sebenarnya tidak ada kiat atau trik khusus selain belajar. Namun, saya ingin berbagi pengalaman saja mengenai UPA yang terjadi selama ini. Berikut hal-hal yang penting diperhatikan jika ingin lulus UPA:

1.    Pada umumnya, materi-materi yang diujikan dalam UPA adalah mengenai Hukum Acara dan Kode Etik Advokat Indonesia. Selain itu, UPA terbagi atas soal pilihan ganda dan essay.

2.    Untuk hukum acara dan Kode Etik, yang menempati bagian terbesar dari UPA, ada tiga hal yaitu Hukum Acara Pidana, Hukum Acara Perdata, dan Kode Etik Advokat Indonesia. Ketiga hal ini seingat saya mencapai 60% dari soal yang diujikan

3.    Pilihlah soal yang paling mudah, tinggalkan yang rumit. Ini akan menghemat waktu Anda. Jika telah selesai menjawab soal yang mudah, mulailah menjawab soal yang rumit.

4.    Dalam UPA tidak dikenal pengurangan nilai kalau jawaban salah. Jadi, kalau Anda tidak ingat atau tidak tahu, coba saja jawab soal-soal UPA tersebut. Siapa tahu keberuntungan memihak Anda

5.    Soal teknis, gunakan peralatan tes yang disyaratkan semisal pensil 2B dan pastikan tidak ada kesalahan dalam mengisi identitas.

6.    Soal essay biasanya ada dua pilihan yaitu tentang pembuatan surat kuasa dan surat gugatan dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Pastikan membaca soal dengan baik, karena biasanya yang paling krusial adalah soal yurisdiksi/kompetensi pengadilan dan juga soal perbuatannya. Apakah gugatan itu mengenai Perbuatan Melawan Hukum atau soal Wanprestasi. Pilihan lain adalah mengenai Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Silakan pilih mana yang mudah dan Anda kuasai

7.    Konon penilaian mengenai essay ini menempati 60% nilai keseluruhan UPA. Jadi, pastikan menjawab soal essay dengan baik dan dengan tulisan tangan yang dapat dibaca.

8.    Hal lain sebenarnya agak spekulasi yaitu pemilihan tempat ujian. Ada baiknya memilih tempat ujian di luar Jakarta. Karena di Jakarta yang ikut UPA jumlahnya jauh lebih besar bahkan ketimbang kota-kota lain di Pulau Jawa.

9.    Ada baiknya mencoba latihan dengan membentuk kelompok belajar, ini jauh lebih efektif untuk saling belajar mengenai UPA.

10.Istirahatlah sehari sebelum ujian, kelelahan menjadi salah satu faktor yang bisa menyebabkan kegagalan. Sehari sebelum ujian dapat dipergunakan untuk cek lokasi UPA.

11.Yang terakhir dan paling penting, jangan lupa berdoa.

 

Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba.

 
 

 


Perjuangan Anda Jangan Berhenti di Artikel Ini

Konsultan hukum profesional dengan biaya terjangkau siap membantu Anda. Pilih durasi dan biaya konsultasi sesuai kebutuhan Anda di sini.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Anggara
MITRA : Bung Pokrol
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua