Kamis, 03 April 2014

Wisata Terbatas di Cagar Alam

Wisata Terbatas di Cagar Alam

Pertanyaan

Di Pasal 17 ayat 1 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 dinyatakan bahwa "Di dalam cagar alam dapat dilakukan kegiatan untuk kepentingan penelitian dan pengembangan, ilmu pengetahuan, pendidikan dan kegiatan lainnya yang menunjang budidaya", sementara di penjelasan Pasal 33 (b) Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2011 dijelaskan bahwa "Pendidikan dan peningkatan kesadartahuan konservasi alam termasuk kegiatan wisata alam terbatas bagi kepentingan peningkatan kesadartahuan". Pertanyaan saya adalah: 1. Apakah benar, sesuai peraturan perundangan yang berlaku, cagar alam bisa dimanfaatkan untuk wisata, meski "wisata alam terbatas"? 2. Apakah pengertian "wisata alam terbatas" menurut peraturan perundangan dan seperti apa penerapannya? 3. Kegiatan "pendidikan" yang diperbolehkan dilakukan di cagar alam itu yang seperti apa? Kiranya pertanyaan-pertanyaan saya di atas dapat dijawab mengingat pentingnya hal ini bagi keberlangsungan Kawasan Suaka Alam seiring dengan maraknya kegiatan wisata di cagar alam. Terima kasih.

Ulasan Lengkap

 

Berdasarkan Pasal 1 angka 10 Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya (“UU 5/1990”), cagar alam adalah kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.

 

Dalam Pasal 17 ayat (1) UU 5/1990, dikatakan bahwa di dalam cagar alam dapat dilakukan kegiatan untuk kepentingan penelitian dan pengembangan, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kegiatan lainnya yang menunjang budidaya.

 

Mengenai pemanfaatan cagar alam juga diatur dalam Pasal 33 Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam Dan Kawasan Pelestarian Alam (“PP 28/2011”), yaitu cagar alam dapat dimanfaatkan untuk kegiatan:

a.    penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan;

b.    pendidikan dan peningkatan kesadartahuan konservasi alam;

c.    penyerapan dan/atau penyimpanan karbon; dan

d.    pemanfaatan sumber plasma nutfah untuk penunjang budidaya.

 

Istilah ‘wisata terbatas’ di dalam UU 5/1990 justru tidak terdapat di dalam pengaturan tentang cagar alam. Melainkan di ketentuan yang mengatur tentang suaka margasatwa, yaitu di Pasal 17 ayat (2) UU 5/1990.

 
Pasal 17 ayat (2) UU 5/1990:

Di dalam suaka margasatwa dapat dilakukan kegiatan untuk kepentingan penelitian dan pengembangan, ilmu pengetahuan, pendidikan, wisata terbatas, dan kegiatan lainnya yang menunjang budidaya.

 

Lebih lanjut Penjelasan Pasal 17 ayat (2) UU 5/1990 tersebut menjelaskan pengertian wisata terbatas sebagai suatu kegiatan untuk mengunjungi, melihat, dan menikmati keindahan alam di suaka margasatwa dengan persyaratan tertentu.

Namun demikian, berdasarkan Penjelasan Pasal 33 PP 28/2011, istilah wisata terbatas ternyata juga dimuat dalam ketentuan yang mengatur tentang cagar alam. Lengkapnya Penjelasan Pasal tersebut adalah:

 

“Pendidikan dan peningkatan kesadartahuan konservasi alam termasuk kegiatan wisata alam terbatas bagi kepentingan peningkatan kesadartahuan.”

 

Melihat pada Penjelasan Pasal 17 ayat (2) UU 5/1960 dan Penjelasan Pasal 33 PP 28/2011di atas dapat diketahui bahwa wisata alam terbatas dapat dilakukan tidak hanya di suaka margasatwa, tapi juga di kawasan cagar alam. Sayang, PP 28/2011 tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai apa saja yang termasuk ke dalam kategori pendidikan dan peningkatan kesadartahuan.

 

Akan tetapi, berdasarkan penelusuran kami, pada prakteknya, ada bagian dari cagar alam yang bisa digunakan sebagai tujuan pariwisata, yaitu taman wisata alam. Sebagai contoh, dalam artikel Wisata Cagar Alam Sibolangit yang kami akses dari laman Lake Toba Festival 2013, dipaparkan mengenai Taman Wisata Alam Sibolangit yang merupakan bagian dari Cagar Alam Sibolangit. Sebagian area cagar alam itu seluas 24 hektare dijadikan Taman Wisata Alam.

 

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

 

Dasar Hukum:

1.    Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya;

2.    Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam Dan Kawasan Pelestarian Alam.

    

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Saat ini sudah tidak bekerja di Hukumonline. Namun dulu pernah bergabung di Divisi Klinik.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua