Senin, 16 Mei 2016

Bolehkah Menggunakan Desain Gambar Gratis dari Internet untuk Dijual Kembali?

Bolehkah Menggunakan Desain Gambar Gratis dari Internet untuk Dijual Kembali?

Pertanyaan

Bolehkah saya men-download gambar dari situs penyedia gambar gratis di internet kemudian mencetaknya dalam beberapa produk seperti kaos kemudian menjualnya?

Ulasan Lengkap

Intisari:

 

 

Pemberian izin untuk mempergunakan suatu gambar yang diunduh dari situs penyedia gambar gratis bergantung kepada syarat-syarat yang disepakati antara Anda dengan situs tersebut pada saat Anda akan mengunduh gambar. Apabila ada pembatasan atau larangan mengenai pencetakan dan penggunaan komersial, tentunya hal tersebut tidak boleh dilakukan.

 

Penjelasan lebih lanjut, silakan baca ulasan di bawah ini.

 

 

 

Ulasan:

 

Terima kasih atas pertanyaannya.

 

Dalam hukum hak cipta, gambar termasuk dalam ciptaan yang dilindungi[1] dan karenanya merupakan hak Pencipta/Pemegang Hak Cipta untuk menggunakan dan mendapatkan manfaat secara moral dan ekonomi atas ciptaannya tersebut[2].

 

Pada situs-situs yang menawarkan atau menyediakan gambar gratis di internet biasanya selalu dicantumkan ‘terms of use’ atau syarat-syarat penggunaan yang berupa perjanjian lisensi. Dengan mengunduh konten dari situs tersebut, pengunduh dianggap menerima persyaratan yang ada pada perjanjian lisensi.

 

Luasnya izin yang diberikan oleh Pencipta atau Pemegang Hak Cipta biasanya dituangkan dalam ‘terms of use’ tersebut. Pencipta atau Pemegang Hak Cipta memiliki hak ekslusif untuk mengizinkan atau tidak mengizinkan gambar yang diunduh untuk dieksploitasi seluas-luasnya termasuk untuk dicetak dan dipergunakan secara komersial.

 

Berikut salah satu contoh ‘terms of use’ dari salah satu situs penyedia gambar gratis:

 

How can I use licensed content? You may use content:[3]

·         in digital format on websites, blog posts, social media, advertisements, film and television productions, web and mobile applications

·         in printed materials such as magazines, newspapers, books, brochures, flyers, product packaging

·         for decorative use in your home, office or any public place

·         or personal use

 

Situs penyedia gambar gratis juga biasanya memberikan larangan penggunaan pada ‘terms of use’, seperti larangan untuk penggunaan yang melanggar hukum yaitu pornografi, penghinaan, penggunaan sebagai bagian dari merek atau logo, penggunaan untuk produk yang dijual kembali, pemalsuan, dan lain-lain.

 

Menggarisbawahi apa yang menjadi pertanyaan Anda, maka pemberian izin untuk mempergunakan suatu gambar yang diunduh dari situs penyedia gambar gratis bergantung kepada syarat-syarat yang disepakati antara Anda dengan situs tersebut pada saat Anda akan mengunduh gambar. Apabila ada pembatasan atau larangan mengenai pencetakan dan penggunaan komersial, tentunya hal tersebut tidak boleh dilakukan.

 

Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat.

 

Dasar Hukum:

Undang-Undang 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

 

Referensi:

http://www.freeimages.com/license.



[1] Pasal 40 ayat (1) Undang-Undang 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (“UU Hak Cipta”)

[2] Pasal 4 UU Hak Cipta

 

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : IPAS Institute
Konsultan Hak Kekayaan Intelektual pada Intellectual Property Advisory Services (IPAS) Institute
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua