Selasa, 17 November 2015

Bolehkah Memiliki Dua Merek Dagang yang Mirip?

Bolehkah Memiliki Dua Merek Dagang yang Mirip?

Pertanyaan

Saya mau tanya misalkan saya punya merek dagang "hollychickeninc", dan ternyata sebelumnya saya sudah memiliki merek dagang "holly inc" untuk design logo yang berbeda. Apakah ini melanggar hukum?  

Ulasan Lengkap

Intisari:

 

 

Tidak menjadi masalah jika Anda mempunyai 2 (dua) merek terdaftar dengan logo yang berbeda. Hanya saja, jika salah satu merek tersebut tidak Anda pergunakan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut, maka Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual akan menghapus dari Daftar Umum Merek.

 

Penjelasan lebih lanjut, silakan baca ulasan di bawah ini.

 

 

 

Ulasan:

 

Terima kasih atas pertanyaannya.

 

Merek, sesuai dengan yang diatur dalam Pasal 1 angka 1 Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 tentang Merek (“UU Merek”), adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.

 

Sedangkan Merek Dagang adalah Merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya.[1]

 

Kata “punya” pada pertanyaan Saudara saya asumsikan saja bahwa Saudara sudah mendapatkan hak atas merek “hollychickeninc” padahal sebelumnya Saudara juga sudah memiliki merek terdaftar lain, yaitu “holly inc” dengan desain logo yang berbeda. Lalu Saudara bertanya apakah memiliki dua merek terdaftar melanggar hukum.

 

Untuk menjawab pertanyaan Saudara, maka kita akan melihat kegunaan dari pendaftaraan merek. Merek merupakan tanda atau kombinasi dari tanda yang membedakan barang atau jasa dari suatu entitas dengan entitas yang lain. Menurut Margono Suyudi, dalam artian yang luas, merek memiliki empat fungsi, yaitu:

1.    Untuk membedakan barang atau jasa dari suatu entitas dengan entitas lain. Merek memfasilitasi pilihan konsumen saat membeli barang tertentu.

2.    Merek membedakan kualitas barang atau jasa tertentu yang digunakan sehingga konsumen dapat bergantung pada konsistensi kualitas barang yang ditawarkan melalui suatu merek.

3.    Merek dimaksudkan untuk menunjukkan identitas penghasil produk barang atau jasa yang dipasarkan.

4.    Merek dipakai untuk mempromosikan pemasaran dan penjualan produk. Merek juga dimaksudkan untuk menarik konsumen, membuat perhatian, dan memberikan rasa percaya diri.

 

Pemilik merek terdaftar memiliki hak eksklusif yang berkaitan dengan mereknya. Hal ini memberikan kepadanya hak untuk menggunakan merek tersebut dan mencegah pihak ketiga yang tidak sah menggunakan merek tersebut, atau merek serupa yang membingungkan. Merek juga mencegah konsumen dan publik dari kerancuan akan suatu produk.

 

Menilik dari kegunaannya, maka Saudara sebagai pengusaha dan pemilik terdaftar adalah pihak yang paling mengetahui tujuan pendaftaran merek dan kegunaan dari merek yang Saudara miliki. Sesuai dengan fungsi merek yang dimaksudkan untuk mencegah konsumen dari kebingungan atau kerancuan dari produk Saudara dengan produk perusahaan lain, maka merek terdaftar yang Saudara miliki dapat dimaksimalkan sesuai dengan kebutuhan Saudara. Jadi, memiliki dua merek terdaftar tidak melanggar hukum selama dipergunakan sesuai dengan jenis barang yang didaftarkan.

 

Jika Saudara ingin menghapus pendaftaran merek yang saudara miliki, sebagai pemilik merek terdaftar, Saudara dapat mengajukan penghapusan merek sebagaimana diatur pada Pasal 61 ayat (1) UU Merek yang menyatakan penghapusan pendaftaran Merek dari Daftar Umum Merek dapat dilakukan atas prakarsa Direktorat Jenderal atau berdasarkan permohonan pemilik Merek yang bersangkutan.

 

Penghapusan pendaftaran Merek atas prakarsa Direktorat Jenderal dapat dilakukan jika:[2]

a.    Merek tidak digunakan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut dalam perdagangan barang dan/atau jasa sejak tanggal pendaftaran atau pemakaian terakhir, kecuali apabila ada alasan yang dapat diterima oleh Direktorat Jenderal; atau

b.    Merek digunakan untuk jenis barang dan/atau jasa yang tidak sesuai dengan jenis barang atau jasa yang dimohonkan pendaftaran, termasuk pemakaian Merek yang tidak sesuai dengan Merek yang didaftar. (Pasal 61 angka (2) UU Merek)

 

Jadi, apabila salah satu dari merek terdaftar yang Saudara miliki tidak digunakan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut, maka Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual akan menghapus dari Daftar Umum Merek.

 

Demikian jawaban saya semoga bermanfaat.

 

Dasar Hukum:

Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 tentang Merek.

 



[1] Pasal 1 angka 2 UU Merek

[2] Pasal 61 ayat (2) UU Merek

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : IPAS Institute
Konsultan Hak Kekayaan Intelektual pada Intellectual Property Advisory Services (IPAS) Institute
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua