Jumat, 27 Mei 2016

Penggunaan Nama Event Mirip Ungkapan Terkenal

Penggunaan Nama Event Mirip Ungkapan Terkenal

Pertanyaan

Kami akan mengadakan pentas seni sekolah dan event ini akan diberi titel "My Triumph My Artventurous". Dan nama ini mirip ungkapan terkenal pada kaos-kaos yang diperdagangkan. Kami sengaja memilih nama event yang mirip dengan nama atau ungkapan yang lagi trend untuk menarik minat. Apakah nama yang akan kami gunakan ini menyalahi aturan? Terima kasih.

Ulasan Lengkap

Intisari:

 

 

Ditinjau dari sisi perlindungan hak kekayaan intelektual, perlindungan yang erat kaitannya dengan tulisan adalah hak cipta dan hak merek. Dalam hukum hak cipta, kalimat pendek yang berdiri sendiri tersebut tidak memiliki perlindungan hak cipta. Sedangkan dalam hukum hak merek, frasa pendek tersebut mungkin saja dapat dilindungi sebagai merek sepanjang memenuhi syarat perlindungan hak merek. Sepanjang frasa pendek yang Anda gunakan tidak melanggar hak merek pihak lain, maka Anda dapat menggunakan frasa pendek tersebut.

 

Penjelasan lebih lanjut, silakan baca ulasan di bawah ini.

 

 

 

Ulasan:

 

Terima kasih atas pertanyaannya.

 

Pertanyaan Anda tidak secara spesifik menyebut aturan apa, akan tetapi saya akan menjawabnya dari sisi hukum kekayaan intelektual.

 

Ditinjau dari sisi perlindungan hak kekayaan intelektual, perlindungan yang erat kaitannya dengan tulisan adalah hak cipta dan hak merek.

 

Dalam hukum hak cipta, yang dimaksud dengan Ciptaan adalah setiap hasil karya cipta di bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang dihasilkan atas inspirasi, kemampuan, pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang diekspresikan dalam bentuk nyata.[1] Karya tulis termasuk sebagai salah satu ciptaan yang dilindungi.[2] Akan tetapi, Hukum hak cipta tidak melindungi frasa pendek, nama, judul, slogan, motto, dan frasa pendek lainnya.

 

Sedangkan dalam hukum hak merek, yang dimaksud dengan Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa. [3]

 

Sekarang mari kita perhatikan tulisan yang Anda jadikan judul event. “My Triumph My Artventurous” adalah termasuk frasa pendek. Dalam hukum hak cipta, kalimat pendek yang berdiri sendiri tersebut tidak memiliki perlindungan hak cipta. Sedangkan dalam hukum hak merek, frasa pendek tersebut mungkin saja dapat dilindungi sebagai merek sepanjang memenuhi syarat perlindungan hak merek.

 

Secara garis besar, pemakaian merek berfungsi sebagai:

           Tanda pengenal untuk membedakan hasil produksi yang dihasilkan;

           Sebagian alat promosi sehingga mempromosikan hasil produksinya cukup dengan menyebut merek;

           Sebagai jaminan atas mutu barang;

           Menunjukkan asal barang/jasa dihasilkan.

 

Perusahaan-perusahaan besar biasanya melindungi slogan mereka dengan mendaftarkannya sebagai merek dagang/jasa. Dalam hal ini, Anda secara jujur menyatakan bahwa penggunaan frasa pendek tersebut dimaksudkan untuk menarik minat masyarakat sehingga Anda mempergunakan istilah yang sudah lebih dulu diperkenalkan oleh orang lain. Sepanjang frasa pendek yang Anda gunakan tidak melanggar hak merek pihak lain, maka Anda dapat menggunakan frasa pendek tersebut.

 

Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat.   

 

Dasar Hukum:

1.    Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 tentang Hak Merek;

2.    Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

 



[2] Pasal 40 ayat (1) UUHC

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : IPAS Institute
Konsultan Hak Kekayaan Intelektual pada Intellectual Property Advisory Services (IPAS) Institute
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua