Kamis, 11 April 2019

Alasan Mengapa Pencatatan Hak Cipta Atas Program Komputer Ditolak

Alasan Mengapa Pencatatan Hak Cipta Atas Program Komputer Ditolak

Pertanyaan

Saya mengajukan permohonan pencatatan hak cipta berupa program komputer untuk kegunaan tertentu. Namun permohonan tersebut mendapat status ditolak dengan alasan: Tidak dapat dicatatkan berdasarkan Pasal 41 c Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014, karena merupakan suatu alat, benda, produk yang diciptakan hanya untuk menyelesaikan masalah teknis atau yang bentuknya hanya ditujukan untuk kebutuhan fungsional. Yang dimaksud dengan kebutuhan fungsional adalah kebutuhan manusia terhadap suatu alat, benda, atau produk tertentu yang berdasarkan bentuknya memiliki kegunaan dan fungsi tertentu. Saya tidak paham mengapa program komputer yang ingin saya daftarkan ditolak karena merupakan suatu produk yang diciptakan untuk kebutuhan fungsional. Lalu program komputer seperti apa yang dapat dicatatkan?

Ulasan Lengkap

 
Sebelum menjawab pertanyaan Anda, perlu dijelaskan terlebih dahulu definisi hak cipta berdasarkan Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (“UU Hak Cipta”), yaitu:
 
Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
 
Dalam Pasal 1 angka 3 UU Hak Cipta telah diberi batasan yang termasuk sebagai Ciptaan adalah setiap hasil karya cipta di bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang dihasilkan atas inspirasi, kemampuan, pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang diekspresikan dalam bentuk nyata.
 
Program Komputer memang termasuk dalam jenis Ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang dilindungi oleh UU Hak Cipta sebagaimana diatur pada Pasal 40 ayat (1) UU Hak Cipta, yakni terdiri atas:
  1. buku, pamflet, perwajahan karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lainnya;
  2. ceramah, kuliah, pidato, dan Ciptaan sejenis lainnya;
  3. alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;
  4. lagu dan/atau musik dengan atau tanpa teks;
  5. drama, drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim;
  6. karya seni rupa dalam segala bentuk seperti lukisan, gambar, ukiran, kaligrafi, seni pahat, patung, atau kolase;
  7. karya seni terapan;
  8. karya arsitektur;
  9. peta;
  10. karya seni batik atau seni motif lain;
  11. karya fotografi;
  12. potret;
  13. karya sinematografi;
  14. terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, basis data, adaptasi, aransemen, modifikasi dan karya lain dari hasil transformasi;
  15. terjemahan, adaptasi, aransemen, transformasi, atau modifikasi ekspresi budaya tradisional;
  16. kompilasi Ciptaan atau data, baik dalam format yang dapat dibaca dengan program komputer maupun media lainnya;
  17. kompilasi ekspresi budaya tradisional selama kompilasi tersebut merupakan karya yang asli;
  18. permainan video; dan
  19. program komputer.
 
Program komputer yang dimaksud adalah seperangkat instruksi yang diekspresikan dalam bentuk bahasa, kode, skema, atau dalam bentuk apapun yang ditujukan agar komputer bekerja melakukan fungsi tertentu atau untuk mencapai hasil tertentu.[1] Pelindungan hak cipta untuk program komputer lahir atas semua perwujudan ekspresi yang terkandung di dalam program. UU Hak Cipta tidak melindungi aspek fungsional dari program komputer, seperti program algoritma, pemformatan, fungsi, logika, atau desain sistem. UU Hak Cipta hanya melindungi kode sumber dan obyek serta elemen unik tertentu pada interface pengguna.
 
Pelindungan hak cipta atas ciptaan berupa program komputer berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali dilakukan pengumuman.[2] Pengumuman adalah pembacaan, penyiaran, pameran, suatu ciptaan dengan menggunakan alat apapun baik elektronik atau non elektronik atau melakukan dengan cara apapun sehingga suatu ciptaan dapat dibaca, didengar, atau dilihat orang lain.[3]
 
Mengenai tata cara pencatatan hak cipta berupa program komputer, Anda dapat simak dalam artikel Wajibkah Melampirkan Source Code Saat Mencatatkan Hak Cipta?. Salah satu tahapan yang harus Anda lakukan adalah memberikan persyaratan berupa surat permohonan pendaftaran ciptaan, yang mencantumkan:
  1. nama, kewarganegaraan dan alamat pencipta;
  2. nama, kewarganegaraan dan alamat pemegang hak cipta; nama kewarganegaraan dan alamat kuasa; jenis dan judul ciptaan;
  3. tanggal dan tempat ciptaan diumumkan untuk pertama kali;
  4. uraian ciptaan (rangkap 3);
 
Sebagai informasi, biaya permohonan pencatatan suatu Ciptaan berupa program komputer ternyata berbeda dengan jenis ciptaan lainnya. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (“PP 45/2016”) biaya yang diperlukan adalah sebagai berikut:
  1. Usaha Mikro dan Usaha Kecil
    1. Secara Elektronik (online): Rp 300 ribu Per Permohonan
    2. Secara Non Elektronik (manual): Rp 350 ribu Per Permohonan
  2. Umum
    1. Secara Elektronik (online): Rp 600 ribu Per Permohonan
    2. Secara Non Elektronik (manual): Rp 700 ribu Per Permohonan
 
Dalam Pasal 41 huruf c UU Hak Cipta disebutkan bahwa hasil karya tidak dilindungi hak cipta, salah satunya adalah alat, benda, atau produk yang diciptakan hanya untuk menyelesaikan masalah teknis atau yang bentuknya hanya ditujukan untuk kebutuhan fungsional. Yang dimaksud dengan "kebutuhan fungsional" adalah kebutuhan manusia terhadap suatu alat, benda, atau produk tertentu yang berdasarkan bentuknya memiliki kegunaan dan fungsi tertentu.[4]
 
Menjawab pertanyaan Anda, penolakan pencatatan yang Anda terima kemungkinan terjadi karena kurang tepat memasukkan uraian Ciptaan sehingga program komputer menjadi terkategori sebagai alat, benda, atau produk yang diciptakan hanya untuk menyelesaikan masalah teknis atau yang bentuknya hanya ditujukan untuk kebutuhan fungsional, sebagaimana yang Anda sebut di atas yaitu ‘program komputer untuk kegunaan tertentu’.
 
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.
 
Dasar Hukum:

[1] Pasal 1 angka 9 UU Hak Cipta
[2] Pasal 59 ayat (1) huruf e UU Hak Cipta
[3] Pasal 1 angka 11 UU Hak Cipta
[4] Penjelasan Pasal 41 huruf c UU Hak Cipta

 

Kembali ke Intisari

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : IPAS Institute
Konsultan Hak Kekayaan Intelektual pada Intellectual Property Advisory Services (IPAS) Institute
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua