Si Pokrol adalah para jurnalis dan awak hukumonline.com. Nama Pokrol diambil dari istilah “pokrol bambu” sebutan profesi hukum zaman Belanda. Pokrol bambu adalah seorang yang memberi nasihat hukum tetapi belum memperoleh kualifikasi atau pendidikan hukum. Dahulu pokrol bambu menjadi aktor penting dalam pelayanan hukum karena masyarakat umum merasa berjarak dengan advokat yang berizin.

Si Pokrol

Si Pokrol

Kontribusi penjawab : 253 jawaban
11
12
13
14
saya sbg ayah di mata hukum
Di Hukum Keluarga dan Waris
Sumber Dari : Si Pokrol - 10 September 2009
15
Apakah rumah tersebut termasuk harta gono-gini? Kalau ya, bagaimana pembagiannya? Ayah saya punya tiga buah toko yang diatasnamakan masing-masing saya, kakak tiri saya, dan Ibu saya. Apakah otomatis hal tersebut menjadi hak kepemilikan? Sebelum Ayah meninggal, kakak laki-laki Ayah lebih dulu meninggal. Namun baru beberapa minggu lalu warisannya dibagikan dan keluarga kami juga mendapat bagian dari warisan tersebut. Warisan tersebut dibagi rata antara saya dan kakak tiri perempuan saya. Sudah sesuai hukumkah cara pembagian tersebut? Ataukah keluarga kami sebenarnya tidak memiliki hak atas warisan tersebut? Alfian NR" onclick="clickStructured('klinik - homepage','click link artikel - arsip klinik','cl6967','','5')">Warisan dan harta gono-gini
Di Hukum Keluarga dan Waris
Sumber Dari : Si Pokrol - 10 September 2009
16
onbekwaamheid
Di Hukum Pidana
Sumber Dari : Si Pokrol - 09 September 2009
17
Perkawinan di Luar Negeri
Di Hukum Keluarga dan Waris
Sumber Dari : Si Pokrol - 09 September 2009
18
Penahanan Ijazah
Di Buruh & Tenaga Kerja
Sumber Dari : Si Pokrol - 08 September 2009
19
20
SENGKETA TANAH
Di Pertanahan & Perumahan
Sumber Dari : Si Pokrol - 07 September 2009

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua