Peniruan Merek Terkenal Dibatalkan Akibat Iktikad Tidak Baik dalam Putusan Hakim

Peniruan Merek Terkenal Dibatalkan Akibat Iktikad Tidak Baik dalam Putusan Hakim

Iktikad tidak baik dalam pendaftaran merek dikualifikasi sebagai perbuatan melanggar kesusilaan dan ketertiban umum.
Peniruan Merek Terkenal Dibatalkan Akibat Iktikad Tidak Baik dalam Putusan Hakim
Ilustrasi: Shutterstock

Merek terkenal memiliki reputasi yang tinggi seringkali dapat menjadi daya tarik bagi kompetitor pengusaha lain untuk meniru merek terkenal tersebut dengan iktikad tidak baik. Kebutuhan akan perlindungan hukum merek dagang ini bertumbuh dan sangat berpengaruh pada kelangsungan sebuah perusahaan baik pasal nasional hingga pasar internasional. Lalu, bagaimana pendaftaran merek yang dilakukan dengan iktikad tidak baik dalam putusan hakim dan bagaimana perlindungan merek terkenal yang tidak terdaftar di Indonesia?

Perlindungan merek bertujuan mengidentifikasi dan membedakan produk jasa/atau barang dari produsen dengan produsen lainnya. Merek yang dipakai wajib ‘beriktikad baik’ serta tidak sekadar mengadopsi merek tanpa penggunaan yang bisa dipercayai serta sekadar usaha dalam menahan pasar.

Bahkan telah ada yurisprudensi Mahkamah Agung tertanggal 16 Desember 1986 dalam Putusan No. 220/PK/1996 terkait kasus dari Nike mempertimbangkan iktikad baik yakni: warga negara Indonesia memproduksi berbagai barang buatan Indonesia harus mencantumkan nama merek yang dengan jelas menunjukkan identitas Indonesia serta menghindari dalam memakai merek yang mirip atau melakukan penjiplakan terhadap merek asing, bahwa pendaftaran merek memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek orang lainnya yang terlebih dahulu jelas adalah tindakan yang beriktikad buruk yang bertujuan membonceng terhadap keterangan nama merek dagang dan nama perniagaan yang sudah terkenal.

Ada pula Putusan No. 1269 K/Pdt/1984 tanggal 15 Januari 1986, dan putusan No. 1272 k/Pdt/1984 tanggal 15 Januari 1987. Dalam putusan ini, Mahkamah Agung berpendapat pemilik merek beriktikad tidak baik karena terbukti menggunakan merek yang sama pada pokoknya atau sama pada keseluruhannya dengan merek pihak lawan.

Masuk ke akun Anda atau berlangganan untuk mengakses Premium Stories
Premium Stories Professional

Segera masuk ke akun Anda atau berlangganan sekarang untuk Dapatkan Akses Tak Terbatas Premium Stories Hukumonline! Referensi Praktis Profesional Hukum

Premium Stories Professional