Rabu, 05 September 2012
Kewajiban Hukum Pengusaha Waralaba di Indonesia Pasca Penerbitan Permendag No. 53/2012
Apa sajakah kewajiban hukum yang mengikat para pengusaha waralaba setelah diterbitkannya Permendag No. 53/2012?
AW/PROJECT

Pada tanggal 28 Agustus 2012, Menteri Perdagangan Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 53/M-DAG/PER/8/2012 tentang Penyelenggaraan Waralaba (Permendag 53/2013). Terdapat beberapa pengaturan baru terkait bisnis waralaba ini, dan beberapa merupakan pengembangan dari peraturan yang telah ada sebelumnya. Hal tersebut melandasi hukumonline.com membuat acara dengan tema Kewajiban Hukum Pengusaha Waralaba di Indonesia Pasca Penerbitan  Permendag No. 53/2012pada hari Kamis, tanggal 27 September yang lalu.

Dalam melaksanakan acara yang berbentuk seminar, hukumonline mendatangkan para pakar yang memang ahli di bidangnya masing-masing. Para pengajar yang terlibat dalam seminar yang dipimpin oleh moderator Carlo Maruhum Batubara dari  EMP Partnership ini adalah sebagai berikut:

  • Gunaryo selaku Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan RI, yang menyampaikan materi "Penyelenggaraan Usaha Waralaba di Indonesia berdasarkan Permendag 53/2012";
  • Amir Karamoy, pakar di bidang franchise dan licensing yang sudah tidak diragukan lagi kapasitasnya, hadir untuk menyampaikan materi "Implikasi Penerbitan Permendag 53/2012 terhadap Penyelenggaraan Usaha Waralaba di Indonesia"; dan
  • Eri Raffaera Budiarti yang merupakan Partner dari kantor hukum Assegaf Hamzah & Partners, menyampaikan materi "Kewajiban Hukum Pengusaha Waralaba di Indonesia Pasca Penerbitan Permendag 53/2012".

Secara keseluruhan, acara seminar berlangsung dengan lancar, dan para peserta aktif terlibat dalam diskusi yang melahirkan banyak ide dan pemikiran yang semoga saja dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah dalam menyusun pengaturan terkait waralaba ke depannya. Seminar ini diselenggarakan di Kridangga Ballroom, Hotel Atlet Century Park Jakarta.

Acara ini sendiri dipersembahkan oleh hukumonline.com dan Assegaf Hamzah & Partners. Selain itu, acara ini juga didukung oleh EMP Lawyers dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

---------------------------------------------------------------

Jika anda tertarik dengan notulensi diskusi ini, silahkan hubungi kami via email ke talks(at)hukumonline(dot)com. Notulensi diskusi ini tersedia gratis bagi pelanggan hukumonline.com*.

*syarat dan ketentuan berlaku

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua