Selasa, 09 October 2012
Teknik Beracara di Pengadilan Niaga Dalam Sengketa Kepailitan dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Bagaimana hukum acara dan teknik beracara di Pengadilan Niaga dalam sengketa Kepailitan dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)?

Pembentukan Pengadilan Niaga, dibawah amanat pasal 27 Undang-undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman, adalah salah satu contoh perkembangan sejarah peradilan di Indonesia yang mengalami peningkatan yang cukup berarti dan merupakan bagian khusus di dalam lingkungan Peradilan Umum. Pengadilan Niaga dibentuk agar dapat menjadi sarana hukum bagi penyelesaian hutang piutang diantara debitur dan kreditur secara cepat, adil, terbuka, dan efektif, sehingga dapat meningkatkan penyelenggaraan kegiatan usaha dan kehidupan perekonomian pada umumnya. Pengadilan Niaga kemudian juga mengalami perluasan wewenang yang meliputi perkara HKI di bidang Desain Industri, Paten, Merek, dan Hak Cipta. Semenjak Indonesia meratifikasi TRIPs (Agreement on Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights), semakin banyak pihak-pihak yang ingin memperjuangkan haknya atas kekayaan intelektual di bawah perlindungan UU ratifikasi TRIPs.

Pengetahuan dan pemahaman beracara di Pengadilan Niaga dalam sengketa Kepailitan dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) penting untuk diketahui para pelaku usaha dan kalangan profesional hukum karena seringkali proses penyelesaian sengketa terhambat karena kekurangpahaman para pihak yang bersengketa dan pada akhirnya tentu memperlambat laju perusahaan karena sedang terlibat kasus. Dalam melaksanakan acara yang berbentuk pelatihan "Teknik Beracara di Pengadilan Niaga dalam Sengketa Kepailitan dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)" pada tanggal 30-31 Oktober 2012, hukumonline mendatangkan para pakar yang memang ahli di bidangnya masing-masing. Para pengajar yang terlibat dalam pelatihan ini adalah sebagai berikut:

  • Jamaslin James Purba selaku Managing Partner James Purba & Partners yang menyampaikan materi Hukum Acara dan Teknik Beracara di Pengadilan Niaga dalam Sengketa Kepailitan;
  • Gunawan Suryomurcito selaku Pemimpin Kantor Konsultan Hak Kekayaan Intelektual Suryomurcito & Co (Berasosiasi dengan Rouse & Co International, London) yang menyampaikan materi Hukum Acara dan Teknik Beracara di Pengadilan Niaga dalam Sengketa Hak Kekayaan Intelektual (HKI);

Secara keseluruhan, acara pelatihan berlangsung dengan lancar dan para peserta sangat aktif dan antusias terlibat dalam pemaparan materi maupun tanya jawab yang melahirkan banyak ide, pemikiran, dan pengetahuan baru yang semoga saja dapat menjadi wawasan dan pengalaman berharga bagi para peserta dan narasumber. Acara ini sendiri dipersembahkan oleh hukumonline.com dan diselenggarakan di Hotel Aryaduta Jakarta.

---------------------------------------------------------------

Jika anda tertarik dengan notulensi diskusi ini, silahkan hubungi kami via email ke talks(at)hukumonline(dot)com. Notulensi diskusi ini tersedia gratis bagi pelanggan hukumonline.com*.

*syarat dan ketentuan berlaku

 

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua