Senin, 08 April 2013
Analisa dan Studi Kasus Kontrak Rekayasa, Pengadaan dan Konstruksi (Engineering, Procurement and Construction Contract)
Minimnya referensi yang ada untuk Kontrak EPC membuat kebutuhan akan pelatihan yang dapat meningkatkan pemahaman atas Kontrak EPC yang lebih rumit dan kompleks dari kontrak lain pada umumnya.
AW/FD

 

Kontrak rekayasa, pengadaan dan konstruksi (Engineering, Procurement and Construction / EPC Contract) adalah bentuk kontrak yang dewasa ini umum digunakan oleh para kontraktor untuk mengambil alih pekerjaan konstruksi untuk proyek infrastruktur yang kompleks dan berskala besar. Dalam sebuah kontrak EPC, kontraktor diwajibkan untuk membangun sebuah fasilitas lengkap bagi project company sehingga mereka dapat langsung mengoperasikan fasilitas tersebut. Proses pembangunan fasilitas tersebut terikat dalam anggaran dan jangka waktu tertentu yang telah disepakati bersama antara kontraktor dan project company, serta fasilitas tersebut harus dapat berfungsi sesuai dengan standar yang juga telah ditetapkan sebelumnya.

Referensi yang ada untuk kontrak EPC saat ini masih sangat minim, sehingga sebuah pelatihan di bidang ini akan sangat membantu untuk praktik pelaksanaannya EPC ke depannya. Terlebih lagi melihat perkembangan saat ini di mana banyak perusahaan khususnya di bidang Oil & Gas, Mining, Power Plant dan Construction yang menggunakan kontrak EPC untuk pelaksanaan proyek-proyeknya. Oleh karena itu, berdasarkan hal-hal tersebut di atas, hukumonline.com pada tanggal 30 April 2013 yang lalu telah mengadakan pelatihan dengan tema “Analisa dan Studi Kasus Kontrak Rekayasa, Pengadaan dan Konstruksi (Engineering, Procurement and Construction Contract)”.

Dalam menyelenggarakan pelatihan tersebut, Hukumonline.com dengan didukung oleh Hermawan Juniarto in association with Hogan Lovells menghadirkan para pemateri yang sangat ahli di bidangnya masing-masing. Para pemateri yang terlibat yaitu:

  1. Jardin Bahar, Partner dari Hermawan Juniarto, menyampaikan materi "Overview of Indonesia Construction Law", "Procurement of EPC Contract" dan "EPC Contract (Standard Provision)";
  2. Justin Patrick, Foreign Legal Counselor dari Hermawan Juniarto, menyampaikan materi "EPC Contract with PSC Contractors";
  3. Alex Wong, Partner dari Hogan Lovells, menyampaikan materi "Understanding EPC Contract in a Project Financing"; dan
  4. Paul Teo, Partner dari Hogan Lovells, menyampaikan materi "Dispute and Claims Management for Major Projects"

Pelatihan sendiri berjalan dengan lancar, dimana para pemateri dapat menyampaikan materi dengan baik dan diskusi dengan para peserta pun berjalan lancar. Pelatihan yang diikuti oleh 40 orang peserta ini diadakan di HARRIS Hotel Tebet, Jakarta.

-------

Jika anda tertarik dengan notulensi Pelatihan ini, silahkan hubungi kami via e-mail di talks(at)hukumonline(dot)com. Notulensi Pelatihan ini tersedia gratis bagi pelanggan berbayar hukumonline.

 

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua