Jumat, 29 November 2013
Standar Jasa Hukum Advokat dan Pertanggungjawabannya Terhadap Klien
Merefleksi standar profesi advokat di Indonesia

Hubungan advokat dan klien tidak selamanya harmonis. Ada kalanya hubungan tersebut malah menjadi sengketa yang tidak bisa diselesaikan dengan komunikasi biasa, sebagian  malah berakhir di pengadilan. Tidak hanya advokat saja yang digugat kliennya, namun kantor hukum dengan beberapa advokat didalamnya juga digugat oleh kliennya. Alasan gugatan klien bermacam-macam, yang jelas mereka tidak puas akan jasa hukum yang telah ditawarkan oleh advokat.

 

Untuk mengukur apakah advokat tersebut lalai melakukan pekerjaannya atau tidak sebenarnya baik advokat atau profesi manapun memiliki standar profesi, baik yang diatur dalam kode etik profesi ataupun sebuah kebiasaan dalam praktik kerja. Standar profesi ini kemudian menimbulkan pertanyaan bahwa telah sejauh mana standar profesi advokat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas jasa advokat yang secara tidak langsung tentu meminimalisir ketidakpuasan klien. Untuk itulah penting adanya suatu standar profesi bagi advokat. Hal ini perlu untuk mencegah adanya klien yang tidak puas dengan layanan yang diberikan oleh advokat dan kemudian menggugat advokat dengan dalih melakukan malpraktik, meskipun advokat tersebut sebenarnya belum tentu melakukan kelalaian yang dituduhkan.

 

Hukumonline.com bekerjasama dengan Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) telah mengadakan Diskusi Hukum dengan topik, “Standar Jasa Hukum Advokat dan Pertanggungjawabannya Terhadap Klien” pada 26 November 2013 dengan mengundang beberapa narasumber yaitu:

  1. DR. Munir Fuady, S.H., LL.M., M.H. dari Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) yang menyampaikan “Regulasi Standar Jasa Hukum Advokat, Perlukah?”
  2. Hassanudin Nasution, S.H., M.H. dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) yang menyampaikan Pengawasan Profesi Advokat di Indonesia”
  3. Arsul Sani, S.H., M.Si., MCIArb. dari ICCA (Indonesian Corporate Counsel Association) yang menyampaikan Perlindungan Klien atas Jasa Hukum Advokat”

 

 

Diskusi ini berlangsung dengan baik dan melibatkan cukup banyak partisipasi aktif dari para peserta dan tentunya melahirkan gagasan-gagasan yang diharapkan dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas advokat di Indonesia. Acara ini dipersembahkan oleh Hukumonline.com bekerjasama dengan Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) yang diselenggarakan di Indonesia Jentera School of Law (IJSL).

 

 

---------------------------------------------------------------

Jika anda tertarik dengan notulensi diskusi ini, silahkan hubungi kami via email ke talks(at)hukumonline(dot)com. Notulensi diskusi ini tersedia gratis bagi pelanggan hukumonline.com*.

*syarat dan ketentuan berlaku

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua