Kamis, 09 July 2015
Masa Depan Regulasi E-Commerce di Indonesia
Para pelaku e-commerce berdiskusi terkait RPP E-Commerce
GNS/FD
Perdagangan melalui sistem transaksi elektronik pada saat ini sedang berkembang dengan sangat pesat. Saat ini banyak pelaku usaha yang menawarkan barang/jasa dengan sistem online kepada konsumen.
 
Pemerintah pada tanggal 21 April 2008 telah mengesahkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Salah satu yang diatur dalam UU ITE adalah mengenai perdagangan dengan sistem elektronik, sebagaimana diatur dalam Pasal 9 UU ITE yang menyebutkan bahwa pelaku usaha yang menawarkan produk melalui sistem elektronik harus menyediakan informasi yang lengkap dan benar berkaitan dengan syarat kontrak, produsen dan produk yang ditawarkan. Tentu saja tujuan pemerintah adalah untuk memberikan perlindung kepada perlindungan kepada para pelaku perdangangan melalui sistem elektronik (e-commerce).
 
Dengan semakin pesatnya perkembangan perdagangan melalui sistem transaksi elektronik, maka pemerintah kemudian kembali mengatur tentang e-commerce dalam UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Dalam Pasal 65 ayat (1) menyatakan bahwa setiap pelaku usaha yang memperdagangkan barang dan/atau jasa dengan menggunakan sistem elektronik wajib menyediakan data dan.atau informasi secara lengkap dan benar. Sedangkan dalam Pasal 66 menyatakan bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai transaksi perdagangan melalui sistem elektronik diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah.
 
Saat ini yang sedang ramai dibicarakan adalah Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (RPP E-Commerce). Ada beberapa Pasal yang menimbulkan pro dan kontra bagi para pelaku e-commerce. Oleh karena itu, maka hukumonline bekerja sama dengan Assegaf Hamzah & Partners pada Rabu, 8 Juli 2015 telah mengadakan Diskusi Hukumonline 2015 “Masa Depan Regulasi E-Commerce di Indonesia” bertempat Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera. Tujuan dari diskusi ini adalah untuk memberikan wadah kepada pelaku e-commerce untuk dapat berdiskusi. Narasumber dalam Diskusi ini adalah :
  • Ir. Fetnayeti, M.M. (Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan
  • Ir. Noor Iza, M.Sc. (Kasubdit Teknologi dan Infrastruktur E-Business Kemenenterian Komunikasi dan Informatika)
  • Dr. Edmon Makarim, S.Kom.,S.H.,LL.M. (Akademisi Fakultas Hukum Universitas Indonesia)
  •  Zacky Z. Husein, S.H.,LL.M. (Partner Assegaf Hamzah & Partner)
Moderator dalam Diskusi ini adalah :  Teguh Arifiyadi, S.H.,M.H. (Ketua Umum Indonesia Cyber Law Community)

 
 
 
Didukung oleh :

ASSEGAF HAMZAH & PARTNERS
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua