Rabu, 30 March 2016
Pelatihan: Tata Cara Melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (Angkatan V)
Pemahaman akan tata cara pemutusan hubungan kerja berdasarkan UU No. 13 Tahun 2003 dalam teori dan praktik
GNS/FD
Pemutusan hubungan kerja (PHK) dapat terjadi karena beberapa alasan, yang pertama PHK demi hukum (pensiun, meninggal dunia, berakhirnya Perjanjian kerja waktu tertentu, alasan yang kedua adalah PHK karena putusan pengadilan dan alasan ketiga adalah PHK karena kehendak perkerja (mengundurkan diri, terkualifikasi mengundurkan diri, PHK karena kehendak pengusaha (efisiensi, beralih kepemilikan perusahaan, perusahaan tutup), PHK di luar kehendak pekerja dan pengusaha (meninggal dunia, perusahaan pailit), dan PHK karena alasan lain misalnya pekerja melakukan pelanggaran).

Namun tidak semua PHK dapat berjalan dengan baik, bisa juga terjadi perselisihan karena adanya PHK. Perselisihan PHK dapat dikualifikasikan sebagai perselisihan hubungan industrial karena : a). pekerja menolak PHK; b). pekerja menolak kompensasi PHK; c). pekerja keberatan dengan alasan PHK; d). pekerja keberatan dengan cara pelaksanaan PHK; e). pengusaha tetap pada pendiriannya untuk melakukan PHK; f). kesepakatan terhadap rencana PHK tidak tercapai dalam bipartit.
Hukumonline.com pada Selasa, 29 Maret 2016, bertempat di Hotel Atlet Century Park-Senayan, Jakarta, kembali menyelanggarakan Pelatihan hukumonline.com 2016 dengan tema “Tata Cara Melakukan Pemutusan Hubungan Kerja Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 (Angkatan ke V)” yang tentu saja dilaksanakan dengan beberapa penambahan materi dari tahun-tahun sebelumnya.

 Dalam pelatihan dengan narasumber Bapak Juanda Pangaribuan (Hakim Ad Hoc PHI Jakarta Pusat) ini dilaksanakan dalam 1 (satu) hari full dengan materi yang dibahas mengenai : a). Ketentuan PHK dalam UU No. 13/2003 dan UU No. 2/2004; b). Putusan MK terkait PHK; c). Memahami pasal-pasal terkait PHK; d). Teknik perundingan dalam proses PHK; e). Persiapan dokumen terkait PHK; f). Tata cara pelaksanaan PHK; g). Perselisihan tentang PHK di PHI; h). karakter putusan PHI mengenai PHK; i). Beban pengusaha dalam perselisihan PHK;  dan j). Contoh kasus terkait PHK di PHI. 

Dalam, Pelatihan PHK angkatan ke V ini, antusias dari calon peserta sangat tinggi, sehingga harus ada calon peserta yang masuk ke dalamwaiting list. Pelatihan PHK ini berlangsung dengan interaktif, baik peserta maupun narasumber aktif berdiskusi dalam pelatihan yang tidak hanya membahas mengenai teori berdasarkan UU no. 13/2003 tetapi juga dalam praktik terjadi di PHI.
Narasumber
Juanda Pangaribuan
Praktisi Hukum Hubungan Industrial & Hakim Ad-Hoc Pengadilan Hubungan Industrial di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tahun 2006-2016
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua