Kamis, 21 April 2016
Pelatihan: Seluk Beluk Aspek Hukum Merger dan Akuisisi Perusahaan
Memahami aspek hukum merger dan akuisisi perusahaan disertai studi kasus.
YI/MU
Fenomena merger dan akuisisi perusahaan semakin marak seiring dengan dengan pelaksanaan MEA. Hal ini tentunya memiliki implikasi baik dari sisi positif dan negatif. Jika perusahaan dan pihak terkait memahami dengan mendalam terkait seluk beluk merger dan akuisisi, maka manfaat merger dan akuisisi tentunya akan terasa bagi perusahaan. Namun, dalam pelaksanaan merger dan akuisisi pun juga terdapat risiko dan akan menimbulkan permasalahan di berbagai aspek, diantaranya masalah dengan kreditur, karyawan, pemegang saham minoritas, dan juga persaingan usaha tidak sehat. Beberapa alasan perusahaan melakukan merger dan akuisisi diantaranya adalah untuk efisiensi biaya & pajak dan memfokuskan pada bisnis tertentu. Untuk lebih memahami dan mendiskusikan permasalahan terkait merger dan akuisisi perusahaan, penting diselenggarakan suatu pelatihan. Oleh karena itu, hukumonline.com telah menyelenggarakan Pelatihan Hukumonline 2016 yang mengangkat tema “Seluk Beluk Aspek Hukum Merger dan Akuisisi Perusahaan” pada Rabu, 20 April 2016 di Harris Hotel Jakarta.

Pelatihan yang merupakan kerjasama hukumonline.com dengan Ivan Alamaida Baely & Firmansyah Law Firm (IAB&F Law Firm) ini berjalan dengan lancar. Narasumber memberikan materi dengan baik dan peserta sangat interaktif saat berdiskusi dengan narasumber. Narasumber yang hadir memberikan materi adalah:
1. Ivan Ferdiansyah Baely (Managing Partner IAB&F Law Firm);
2. Almaida Askandar (Partner IAB&F Law Firm);
3. Antonius Herri Setianto (Partner IAB&F Law Firm);
4. Erwin Purba (Partner IAB&F Law Firm);
5. Chandra Kurniawan (Partner IAB&F Law Firm); dan
6. Benny Agus Prima (Associate IAB&F Law Firm).
Narasumber
Almaida Askandar
IAB&F Law Firm
Benny Agus Prima
IAB&F Law Firm
Chandra Kurniawan
IAB&F Law Firm
Erwin Purba
IAB&F Law Firm
Ivan Ferdiansyah Baely
IAB&F Law Firm
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua