Selasa, 02 Juli 2019
Implementasi Doktrin Business Judgment Rule Versus Tindak Pidana Korupsi dalam Aktivitas Bisnis Perusahaan
Diskusi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait business judgment rule dan implikasinya
DFC/FD
Hukumonline.com mengadakan diskusi dengan topik “Implementasi Doktrin Business Judgment Rule Versus Tindak Pidana Korupsi dalam Aktivitas Bisnis Perusahaan”. Dalam diskusi ini dibahas melalui dua aspek, yaitu:
  • "Sudut Pandang dan Praktik Business Judgement Rule di Indonesia Sudut Pandang dan Praktik Business Judgement Rule di Indonesia” dimana diskusi dihadiri oleh dua panelis, yaitu:
    • Bapak Eri Hertiawan, S.H., LL.M., MCIArb. selaku Partner dari Assegaf Hamzah & Partners
    • Bapak Dr. Asep N. Mulyana S.H., M.Hum selaku Asisten Khusus Jaksa Agung dari Kejaksaan Agung RI
    • Sesi ini dimoderatori oleh Hamalatul Qur'ani, S.H. selaku perwakilan dari Hukumonline.com
  • Batasan antara Doktrin Business Judgment Rule dan Tindak Pidana Korupsi dan Pengakuannya di Pengadilan” dimana diskusi dihadiri oleh dua panelis, yaitu:
    • Bapak Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D selaku Akademisi Fakultas Hukum Universitas Indonesia
    • Bapak Made Rawa Aryawan, S.H., M.Hum., selaku Panitera Mahkamah Agung RI
    • Sesi ini dimoderatori oleh Hamalatul Qur'ani, S.H. selaku perwakilan dari Hukumonline.com
 
Secara umum, diskusi ini berjalan dengan lancar, dimana seluruh peserta antuasias dalam berdiskusi. Diskusi ini telah dilaksanakan di Sari Pacific Hotel, Jakarta pada 25 Juli 2019 lalu.
------------

Jika anda tertarik dengan notulensi Diskusi ini, silahkan hubungi kami via email ke [email protected] Notulensi Diskusi ini tersedia gratis bagi pelanggan Hukumonline.com*.

*syarat dan ketentuan berlaku
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua