Selasa, 09 Juli 2019
Membedah Aspek Hukum Praktik Bisnis Anti Suap sebagai Tindak Pidana Korporasi Berdasarkan Tata Aturan di Indonesia (Angkatan Kedua)
Memahami lebih dalam mengenai tindak pidana korporasi dan mempelajari kiat-kiat praktik bisnis yang bebas suap dan sehat sesuai dengan tata aturan di Indonesia.
VFB/ESR
Pencegahan Suap dalam bisnis di Indonesia telah diakomodir oleh beberapa peraturan perundang-undangan, diantaranya UU No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Namun sebagai bentuk kepatuhan Perusahaan dan mitigasi kerugian bisnis akibat suap yang dilakukan oleh korporasi baik induk, anak perusahaan, maupun afiliasinya dengan perusahaan asing, maka tidak sedikit perusahaan di Indonesia yang menggunakan Foreign Corrupt Practices Act 1977 atau FCPA & UK Bribery Act sebagai landasan dalam etika bisnis perusahaan. Dalam hal mengupas hal tersebut lebih dalam, Hukumonline bermaksud menyelenggarakan:
Workshop Hukumonline 2019
Membedah Aspek Hukum Praktik Bisnis Anti Suap sebagai Tindak Pidana Korporasi Berdasarkan Tata Aturan di Indonesia
(Angkatan Kedua)
 
Waktu & Tempat Kegiatan
Hari, Tanggal: Senin, 29 Juli 2019
Pukul: 08.30 – 16.00
Tempat: Aryaduta Hotel, Tugu Tani – Jakarta Pusat
 
Fasilitas & Investasi

Fasilitas:
Workshop Kit, Materi Workshop, Notulensi, Lunch, 2x Coffee Break, dan Sertifikat

 

Investasi:

Pelanggan: Rp.2.530.000,-
Umum: Rp.3.080.000,-
Early bird pembayaran s/d 23 Juli 2019: Rp.2.860.000,-
Dapatkan group discount untuk pendaftaran 3 orang atau lebih dari 1 perusahaan.

Narasumber

Prawidha Murti

Partner

Oentoeng Suria & Partner

Prawidha merupakan advokat yang berkualifikasi dan kompeten di Indonesia, beliau pernah mewakili klien di Pengadilan Indonesia dan arbitrase domestik dan internasional. Selama lebih dari satu dekade praktik, ia telah menangani berbagai sengketa komersial tingkat tinggi di pengadilan sipil dan juga kasus kepailitan di Indonesia dan dalam arbitrasi untuk klien di berbagai sektor, termasuk telekomunikasi, media, minyak dan gas, TMT, dan keuangan. Prawidha memulai karirnya di sebuah firma penyelesaian sengketa terkemuka di Indonesia dan merupakan mitra di firma hukum besar lainnya di Indonesia sebelum bergabung dengan OSP.

 

 

Arinta Handini

Former Investigator Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia

Arinta adalah lulusan Fakultas Hukum UI dan meraih LLM dari the University of New South Wales untuk Criminal Justice and Criminology. Arinta juga pernah mengikuti berbagai training baik di luar maupun di dalam negeri yang terkait dengan korupsi dan kejahatan ekonomi lainnya. Arinta adalah alumni dari FBI National Academy. Arinta memiliki pengalaman dalam pemberantasan tindak pidana korupsi bersama KPK selama 10 tahun dimana beliau bekerja sebagai penyidik. Selain di KPK, arinta juga pernah bekerja untuk Kepala SKK Migas selama 1 tahun sebagai pegawai SKK Migas. Setelah dari SKK Migas, Arinta bergabung bersama KPMG Siddharta Advisory selama 2 tahun, dimana selama 1.5 tahun, Arinta bekerja di Singapore bersama KPMG Services Pte Ltd.

Materi Pelatihan

Silabus Materi:
Sesi Pertama : Overview dari Tindak Pidana Korporasi berdasarkan tata aturan yang berlaku di Indonesia dan FCPA 1977 & UK Bribery Acts sebagai pentuk pedoman kepatuhan perusahaan
  • Regulasi terkait Tindak Pidana Korporasi dan Pembahasan mengenai PERMA Tipikor;
  • Langkah Bisnis Perusahaan dan Upaya Hukum dan Bisnis dalam Praktik Tindak Pidana Korporasi;
  • Contoh kasus Tindak Pidana Korporasi;
  • Subjek dan objek hukum yang dapat dikenakan FCPA 1977 & UK Bribery Act;
  • Prinsip-prinsip umum yang dijabarkan dalam FCPA 1977 & UK Bribery Act;
  • Teori vicarious liability dan hubungannya dengan FCPA;
  • Pengaturan code of conduct perusahaan terkait dengan FCPA;
  • Implementasi FCPA & UK Bribery Act di Indonesia;
Sesi Kedua: Menghindari praktik bisnis anti suap dalam transaksi bisnis dalam rangka mewujudkan Good Corporate Governance
  • Korupsi dalam sektor swasta di Indonesia;
  • Unsur-unsur tindak pidana korporasi;
  • Jenis - jenis pemidanaan korporasi;
  • Penanganan perkara pidana dengan pelaku korporasi;
  • Perkembangan regulasi dan tantangan praktik bisnis anti-suap;
  • Mitigasi resiko hukum yang dapat di lakukan oleh suatu perusahaan berdasarkan etika dari implementasi FCPA dan UK Bribery Act DI Indonesia;
Pendaftaran
  • Tempat terbatas! First-come, first-served
  • Download formulir pendaftaran disini 
  • Kirimkan melalui email ke [email protected]
  • Pendaftaran dilakukan dengan cara transfer biaya investasi ke rekening: BNI Cabang KCP Cilandak KKO an. PT Justika Siar Publika Nomor: 060 - 2439 – 193
Contact Person:
Erwin Samuel
(021) 2270 8910 atau email: talks@hukumonline.com
Narasumber
Arinta Handini
KPMG Indonesia
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua