Sabtu, 18 April 2020
Online Class: Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA)
PKPA Online Class kami hadirkan kepada para calon advokat di seluruh Indonesia untuk menggali ilmu dari pengajar-pengajar ternama dan tetap produktif semasa pandemi Covid-19.
DFC/DA
Pasal 2 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat menyatakan bahwa yang dapat diangkat sebagai Advokat adalah sarjana yang berlatar belakang pendidikan tinggi hukum dan setelah mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang dilaksanakan oleh Organisasi Advokat. PKPA ditetapkan sebagai salah satu syarat untuk menjadi Advokat, karena PKPA bertujuan membekali berbagai pengetahuan, keterampilan dan keahlian hukum yang diperlukan calon advokat dalam menjalankan praktik Advokat secara professional.
 
Bekerja sama dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan Fakultas Hukum Universitas Yarsi, Hukumonline telah menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) sebanyak tiga angkatan. Pada masa pandemi Covid-19 ini, Hukumonline telah menggelar PKPA secara online pada tanggal 4 Mei – 11 Juni 2020. Hal ini sesuai dengan Peraturan PERADI Nomor 1 Tahun 2020 jo surat DPN PERADI bernomor: 220/DPN/PERADI/IV/2020 mengenai pelaksanaan PKPA dengan pola daring (online).
 
Untuk menciptakan advokat yang professional Hukumonline.com menghadirkan pembicara-pembicara yang luar biasa yang ahli dalam bidangnya, diantara lain:
 
  • H. Shalih Mangara Sitompul S.H., M.H. (DPN PERADI)
  • David Tobing (Partner, ADAMS&Co.)
  • Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia)
  • Chandra M. Hamzah (Partner, Assegaf Hamzah & Partners)
  • Juanda Pangaribuan (Hakim Ad-Hoc Pengadilan Hubungan Industrial Periode 2010-2016 dan Praktisi Hukum Ketenagakerjaan)
  • HMBC Rikrik Rizkiyana (Praktisi Hukum Persaingan Usaha)
  • Haris Azhar (Founder Lokataru)
  • Dr. Yusuf Sofie, S.H., M.H. (Akademisi Fakultas Hukum Universitas Yarsi)
  • Ridarson Galingging, S.H., LL.M. (Akademisi Fakultas Hukum Universitas Yarsi)
  • Haban Rofiq, S.H., M.H. (Akademisi Fakultas Hukum Universitas Yarsi)
  • Ahmad Fikri Assegaf (Partner, Assegaf Hamzah & Partner)
  • Dewi Savitri Reni (Partner, SSEK Legal Consultants)
  • Robert Sidauruk (General Manager Premium Content, Hukumonline.com)
  • Lia Alizia (Partner, Makarim & Taira S.)
  • Eri Hertiawan (Partner, Assegaf Hamzah & Partners)
  • Ratih Nawangsari (Partner, Oentoeng Suria & Partners)
  • Teguh Arifiyadi (Ketua Umum ICLC)
  • Rizky Dwinanto (Partner, ADCO)
  • Fauzul Abrar (Partner, Mulyana Abrar Advocates)
  • Pan Mohamad Faiz (Peneliti Senior, Mahkamah Konstitusi)
  • Imran Nating (Advokat dan Kurator)
 
Secara umum, pendidikan ini berjalan dengan lancar, dimana seluruh peserta antusias dalam berdiskusi mengenai teori maupun praktik.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua