Praktik Data Free Flow with Trust pada Transformasi Digital Ekonomi - Event & Training Hukumonline

Praktik Data Free Flow with Trust pada Transformasi Digital Ekonomi

Webinar ini bertujuan untuk mengantisipasi konsekuensi lonjakan intensif arus data yaitu dengan mengelaborasikan aturan terkait dengan isu privasi, data proteksi, IPR dan keamanan data. Dengan begitu, transformasi digital di setiap negara dapat berjalan dengan baik
Praktik Data Free Flow with Trust pada Transformasi Digital Ekonomi

Perkembangan ekonomi digital yang hadir di tengah pandemi, telah mendorong percepatan transformasi digital lebih lanjut secara global. Transformasi digital telah bergerak menjadi salah satu kunci utama dalam pemulihan ekonomi pada masa pandemi dan membuat ekonomi berkembang secara luas.

Dalam forum DEWG, salah satu isu penting yang diangkat mengenai Cross Border Flow dan Data Free Flow with Trust (DFFT) atau arus data lintas batas. Semakin maraknya ruang digital memiliki konsekuensi arus data yang intensif untuk menggerakan ekonomi digital. Salah satu solusi untuk mengantisipasi konsekuensi lonjakan intensif arus data yaitu dengan mengelaborasikan aturan terkait dengan isu privasi, data proteksi, IPR dan keamanan data. Dengan begitu, transformasi digital di setiap negara dapat berjalan dengan baik.

Berangkat dari hal tersebut, sebagai rangkaian penutupan acara dalam ulang tahun yang ke-22, Hukumonline akan mengadakan International Law Webinar Series #2 dengan judul “Praktik Data Free Flow with Trust pada Transformasi Ekonomi Digital”

Materi

Kamis, 28 Juli 2022
1 Policy and Regulation Approach on Cross-Border Data Free Flow (Oleh: Ulfah Diah Susanti, S.T., M.TI - Analis Kebijakan tentang Perlindungan Data, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia)
- Praktik Data Free Flow with Trust pada Transformasi Ekonomi Digital (Oleh: Muhammad Iqsan Sirie, S.H., LL.M. - Partner Assegaf Hamzah & Partners)
- Cross border data flow with trust from Singapore Perspective (Oleh: Rajesh Sreenivasan - Head, Technology, Media and Communications, Rajah & Tann Singapore)