Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) menegaskan komitmennya untuk memperkuat solidaritas alumni sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi umat dan negeri dalam momentum Halal Bihalal 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Ketua Umum DPP IKA UII, Ari Yusuf Amir, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum untuk kembali pada nilai-nilai dasar yang ditanamkan oleh kampus. Ia menilai Halal Bihalal sebagai ruang refleksi batin yang mengajarkan kerendahan hati, saling memaafkan, dan pentingnya keterhubungan antarindividu.
Ari juga mengungkapkan bahwa organisasi IKA UII terus berkembang dengan terbentuknya 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), 80 Badan Pengurus Wilayah (BPW), 22 badan otonom, serta satu BPW di luar negeri. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan alumni yang terus terjaga.
Ia menegaskan, IKA UII berkomitmen untuk hadir secara nyata melalui berbagai program, seperti pemberian beasiswa dari jenjang S1 hingga S3, penggalangan dana melalui kegiatan olahraga, seminar berbasis profesi, hingga aksi sosial bagi korban bencana di berbagai daerah serta santunan anak yatim selama Ramadan.
Lebih jauh, Ari mengajak seluruh alumni menjadikan IKA UII sebagai ruang kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menyinggung dinamika global yang menuntut keberanian untuk berpihak pada nilai keadilan dan kemanusiaan, serta mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Sementara itu, Rektor UII, Fathul Wahid, mengapresiasi kontribusi alumni dalam menjaga nama baik kampus. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik sebagai salah satu kunci kebahagiaan, sekaligus berharap kepemimpinan baru UII nantinya dapat membawa kampus semakin maju tanpa meninggalkan nilai keislaman dan keindonesiaan.