Massa Mahasiswa Universitas Trisakti dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) berunjukrasa di gerbang belakang Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/3/2025).
Mereka menolak Revisi UU TNI dan meminta DPR untuk membatalkan pengesahan Revisi UU TNI menjadi UU yang dinilai pengkhianatan terhadap Reformasi dan mengancam Demokrasi serta supremasi sipil, karena akan melanggengkan kembalinya Dwi Fungsi TNI.
Massa Mahasiswa melakukan "sweeping" dan menahan kendaraan anggota DPR yang melintasi unjukrasa di gerbang belakang Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/3/2025).
Mereka menolak Revisi UU TNI dan meminta DPR untuk membatalkan pengesahan Revisi UU TNI menjadi UU yang dinilai pengkhianatan terhadap Reformasi dan mengancam Demokrasi serta supremasi sipil, karena akan melanggengkan kembalinya Dwi Fungsi TNI.
Massa Mahasiswa melakukan "sweeping" dan menahan kendaraan anggota DPR yang melintasi unjukrasa di gerbang belakang Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/3/2025).
Mereka menolak Revisi UU TNI dan meminta DPR untuk membatalkan pengesahan Revisi UU TNI menjadi UU yang dinilai pengkhianatan terhadap Reformasi dan mengancam Demokrasi serta supremasi sipil, karena akan melanggengkan kembalinya Dwi Fungsi TNI.