Mohamad Kadri (“Kadri”) merupakan Senior Partner di GHP Law Firm, suatu firma hukum yang masuk peringkat Top 10 di Indonesia dengan sekitar 50 advokat. Kadri memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman profesional dan memiliki keahlian yang diakui secara luas di bidang perbankan dan keuangan, merger dan akuisisi (baik lintas negara maupun domestik), pasar modal meliputi sektor energi dan sumber alam serta lembaga keuangan termasuk yang berstatus BUMN. Kadri telah terlibat dalam beberapa transaksi perbankan penting, terutama dalam penggabungan beberapa bank lokal ke Bank Mandiri, Bank Danamon, dan Bank Permata serta penggabungan 3 bank Jepang ke Bank Mizuho Indonesia.
Saat ini, Kadri memimpin kelompok praktik Mega Proyek dan Badan Usaha Milik Negara di GHP Law Firm. Kadri adalah ahli di bidang BUMN dengan pengalaman yang cukup panjang, yaitu sejak penggabungan beberapa bank ke Bank Mandiri pada tahun 1999 hingga restrukturisasi internal membentuk Holding Subholding di PT PLN (Persero) Group di tahun 2002. Kadri pernah menjabat sebagai anggota Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko di PT Pertamina (Persero) yang bertugas memberikan nasihat kepada Dewan Komisaris Pertamina di tahun 2021 s/d 2024 terutama dalam melakukan supervisi dan monitor keputusan investasimaterial di seluruh Pertamina Group, serta memastikan penerapan good corporate governance dan memeriksa struktur holding pada subholding di Pertamina Group.
Lebih lanjut, Kadri memiliki hubungan yang baik dengan para pemimpin penting di lembaga-lembaga pemerintah serta merupakan mantan anggota dewan penasihat Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal Indonesia. Selain itu, Kadri cukup dikenal sebagai narasumber untuk permasalahan hak cipta serta aktifis ekonomi kreatif. Dia juga tokoh yang dikenal luas dalam aktivisme anti-korupsi dan merupakan salah satu tokoh alumni berprestasi dari Universitas Indonesia. Berkaitan dengan kapasitasnya sebagai konsultan hukum, Kadri juga merupakan anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) dan diakui sebagai salah satu dari 100 pengacara terbaik di Indonesia oleh Asian Business Law Journal selama tujuh tahun terakhir secara berturut-turut. Karena pengalaman ini, Kadri banyak diminta untuk menjadi pembicara di banyak seminar Good Corporate Governance. Dia memperoleh sertifikasi audit komite Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari Indonesian Institute of Audit Committee (IKAI).