Senin, 05 Agustus 2019

Jika Kakek Dituduh Menyantet Tetangga

Jika Kakek Dituduh Menyantet Tetangga

Pertanyaan

Kakek saya dituduh menyantet tetangga yang juga adalah masih keluarga saya. Hubungan yang dulu harmonis menjadi tidak harmonis dan tidak ada tegur sapa lagi. Itu setelah mereka didatangi mimpi bahwa kakek sayalah penyebab sakit yang diderita oleh salah satu anggota keluarga/tetangga saya tersebut. Salah satu anggota keluarga/tetangga saya juga menyebarkan cerita kepada tetangga-tetangga dan keluarga yang lain. Saya dan orang tua saya tentu sangat tidak menerima tentang perihal tersebut. Apa yang sebaiknya kami lakukan? Terima kasih atas saran dan petunjuknya.

Intisari Jawaban

Adanya penyebaran cerita kepada tetangga-tetangga bahwa kakek Anda adalah tukang santet adalah tindakan yang merusak kehormatan dan nama baik kakek Anda dengan maksud tersiarnya tuduhan tersebut. Rusaknya nama baik kakek Anda tentunya merusak nama baik Anda dan keluarga juga.
 
Perbuatan ini disebut dengan menista, menghina atau mencemarkan nama baik. Hal ini diatur dalam Pasal 310 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
 
Penjelasan lebih lanjut silakan klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua