Senin, 23 March 2020

Perlukah Membentuk Dewan Pendiri dalam Yayasan?

Perlukah Membentuk Dewan Pendiri dalam Yayasan?

Pertanyaan

Yang saya tahu bahwa di dalam sebuah yayasan terdapat tiga organ, yaitu Pembina, Pengurus, dan Pengawas. Para pendiri tidak semuanya menempati tiga organ di atas. Ada keinginan dibuat organ khusus, yaitu Dewan Pendiri/Dewan Syuro yang bertugas nantinya memilih kandidat Pembina Yayasan. Apakah dimungkinkan diadakan Dewan Pendiri/Dewan Syuro tersebut? Jika bisa, sebagai penguat landasan hukumnya, apakah perlu dinyatakan di dalam Anggaran Dasar, atau bisa diakomodasi di dalam Anggaran Rumah Tangga, atau ada hal lain?

Intisari Jawaban

Dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan (“UU Yayasan”) dan perubahannya, pengadaan Dewan Pendiri/Dewan Syuro pada dasarnya tidak dilarang.
 
Namun, mekanisme pengangkatan Pembina Yayasan sudah ditentukan dalam UU Yayasan dan perubahannya. Dengan demikian, tidak diperlukan adanya pembentukan Dewan Pendiri/Dewan Syuro untuk memilih kandidat Pembina Yayasan.
 
Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua