Rabu, 22 July 2020

Sita Aset Lain Nasabah Jika Hak Tanggungan Tidak Terdaftar

Sita Aset Lain Nasabah Jika Hak Tanggungan Tidak Terdaftar

Pertanyaan

Nasabah/debitur di awal masa pembiayaan telah sepakat dalam perjanjian memberikan jaminan berupa tanah berikut bangunan di atasnya yang ditujukan akan dipasang Hak Tanggungan atas nama bank sebagai jaminan dari nasabah. Namun berjalannya waktu karena satu dan lain hal, diketahui ternyata jaminan yang dimaksud belum terpasang Hak Tanggunan sedangkan nasabah sudah melakukan wanprestasi dalam melakukan kewajiban membayar angsuran. Pertanyaannya, apakah bank selaku pihak yang dirugikan boleh menyita aset nasabah yang lain yang misalnya: menyita kendaraan atau rumah yang lain yang tidak terikat dalam perjanjian awal pembiayaan? (Di awal hanya disepakati ikat Hak Tanggungan atas rumah nasabah).

Intisari Jawaban

Jika tidak didaftarkan, maka hak tanggungan tersebut tidak pernah lahir/tidak pernah ada. Jika jaminan hak tanggungan tersebut tidak pernah lahir, maka dalam hubungan utang piutang antara nasabah dengan bank, tidak ada penjaminan berupa hak tanggungan.
 
Dalam hal ada utang piutang yang di awal tidak memperjanjikan jaminan untuk pelunasan, maka dapat dilakukan sita jaminan terhadap seluruh harta kekayaan debitur.
 
Namun, sita jaminan ini hanya dapat dilakukan terhadap sejumlah harta kekayaan debitur yang nilainya seimbang dengan nilai utang dengan mendahulukan sita jaminan terhadap harta kekayaan berupa benda bergerak terlebih dahulu.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik Klinik Hukum disediakan khusus bagi member Hukumonline untuk mengajukan persoalan atau permasalahan hukum yang dihadapi.
Jika Anda sudah menjadi member Hukumonline, silakan Login, atau klik Daftar untuk bergabung.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua

×

Belajar Hukum secara online
dari pengajar berkompeten
dengan biaya terjangkau.

Mulai dari:
Rp149.000