Meski Pindah Tangan, Objek HT Tetap Bisa Dieksekusi

Bacaan 6 Menit
Meski Pindah Tangan, Objek HT Tetap Bisa Dieksekusi
Pertanyaan
Saya membeli sebidang tanah dan rumah dengan cara mencicil. Tapi saat membeli baru proses Perjanjian Pengikatan Jual Beli saja (untuk AJB dan balik nama SHM saat itu masih proses). Pada saat proses pembayaran cicilan, ternyata sertipikat tersebut telah diagunkan penjual ke bank tanpa sepengetahuan saya. Hal tersebut baru saya ketahui setelah pihak bank menyegel rumah saya karena penjual tidak sanggup membayar angsurannya. Ternyata penjual juga telah dilaporkan ke polisi oleh orang lain karena kasus penipuan. Apakah yang harus saya lakukan agar rumah saya tidak disita oleh bank?
Intisari Jawaban
Peralihan hak atas tanah berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (“PPJB”) secara hukum terjadi jika pembeli telah membayar lunas harga tanah serta telah menguasai objek jual beli dan dilakukan dengan iktikad baik. Dengan demikian, dalam kasus yang Anda tanyakan peralihan hak belum terjadi karena pembayaran belum lunas. Sehingga, kepemilikan hak atas tanah masih berada di penjual, yang kemudian berwenang untuk memberikan hak tanggungan atas tanah tersebut kepada bank.
 
Namun, sekalipun kalau objek hak tanggungan sudah berpindah tangan dan menjadi milik Anda, bank masih tetap dapat menggunakan haknya melakukan eksekusi, karena hak tanggungan tetap mengikuti objeknya dalam tangan siapa pun objek tersebut berada.
 
Lalu, langkah apa yang dapat Anda ambil selaku pembeli yang dirugikan?
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.