Senin, 18 Juli 2016
Regulasi Bisnis Layanan Over The Top (OTT) di Indonesia
YI/FD
Perkembangan teknologi dalam bidang telekomunikasi kini semakin cepat dan kian pesat. Berbagai aplikasi telekomunikasi berbasis internet semakin marak bermunculan seiring dengan melesatnya teknologi digital. Penyediaan layanan aplikasi pun saling muncul dan bersaing. Dalam rangka merespon dan mengendalikan pesatnya perkembangan usaha penyediaan layanan aplikasi dan konten melalui internet tersebut, Menteri Komunikasi dan Informasi (“Menkominfo”) tengah mempersiapkan rancangan peraturan terkait layanan Over The Top (OTT). Dalam penyusunan regulasi tersebut tentunya terdapat beberapa pertanyaan yang timbul : Bagaimana implementasinya? Sejauh mana pula implikasi yang akan terjadi terhadap bisnis penyelenggaraan OTT di Indonesia? Dan juga pertanyaan lain seputar kasus dan sengketa yang mungkin akan timbul dalam penyelenggaraan OTT pada praktiknya.

Oleh karena itu, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dan memberikan gambaran yang lebih komprehensif bagi para pelaku usaha terkait regulasi layanan OTT tersebut, hukumonline.com sebagai media hukum terpercaya yang memperhatikan perkembangan regulasi dan bisnis OTT di Indonesia bekerjasama dengan Makarim & Taira S. Counsellors at Law telah mengadakan Talks!Hukumonline 2016 dengan judul “Regulasi Bisnis Layanan Over The Top (OTT) di Indonesia” pada Kamis, 28 Juli 2016 di Kantor Makarim&Taira S., Jakarta. Kegiatan yang dimoderatori oleh Heru Mardijarto (Partner Makarim&Taira S.) ini berlangsung lancar dengan dihadiri oleh narasumber yang berkompeten dalam layanan OTT, yaitu M. Imam Nashiruddin (Anggota Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia/BRTI), Even Alex Chandra (Anggota Kebijakan Publik Indonesia E-Commerce Association/iDEA), dan Lia Alizia (partner Makarim&Taira S.). Hadir pula Merza Fachys (Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia/ATSI) sebagai tamu undangan. 



 ----------------------
 
Jika anda tertarik dengan Notulensi Pelatihan ini, silahkan menghubungi kami via email ke [email protected] Notulensi ini tersedia gratis bagi pelanggan hukumonline.
Narasumber
Even Alex Chandra
Indonesia E-Commerce Association/iDEA
Lia Alizia
Makarim&Taira S.
M. Imam Nashiruddin
Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia/BRTI
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua