Senin, 26 September 2016
Sengketa Perdata Internasional di Indonesia : Permasalahan, Pelaksanaan Putusan dan Manajemen Risiko
Pembahasan tentang seluk beluk sengketa perdata internasional
GNS/FD
Sengketa perdata internasional dapat disebabkan oleh adanya : a). sengketa kontraktual, yaitu sengketa yang timbul antara para pihak yang terikat dalam perjanjian atau perikatan, dimana sengketa tersebut terkait dengan hubungan kontraktual; b). sengketa non-kontraktual, yaitu sengketa antar para pihak yang tidak terikat dalam suatu hubungan kontraktual atau sengketa yang tidak mengenal atau tidak terikat dengan hubungan kontaktual yang ada; dan c). conflict of law, yaitu adanya perbedaan yurisdiksi dan/atau sistem hukum dalam suatu sengketa perdata yang terdapat elemen asing (foreign element). Selain itu, banyak hal yang harus diperhatikan dalam sengketa perdata internasional, antara lain yurisdiksi pengadilan yang tepat (pilihan forum penyelesaian sengketa/choice of forum), hukum yang berlaku mengenai substansi sengketa (pilihan hukum/choice of law) dan enforcement (pelaksanaan putusan).

Pelaksanaan putusan pengadilan asing di Indonesia, juga selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Karena sesuai dengan prinsip utama pasal 436 RV bahwa keputusan luar negeri pada umumnya tidak dapat dilaksanakan (not enforceable) di dalam wilayah Indonesia, dengan pengecualian sebagaimana diatur dalam Pasal 724 KUHD dan lain-lain ketentuan perundang-undangan. Sehingga untuk mengantisipasi putusan asing yang tidak dapat dilaksanakan, forum shopping seperti menggunakan pengadilan Indonesia dan arbitrase (asing maupun Indonesia) dapat dijadikan pilihan.

Untuk membahas tentang sengketa perdata internasional ini, maka Hukumonline.com bekerja sama dengan Indrawan Darsyah Santoso (IDS) pada Kamis, 20 Oktober 2016 mengadakan workshop dengan tema “Sengketa Perdata Internasional di Indonesia : Permasalahan, Pelaksanaan Putusan dan Manajemen Risiko” bertempat di Fraser Place Setiabudi, Jakarta. Dalam workshop yang kali ini yang menjadi narasumber adalah :
  • Immanuel A. Indrawan (Partner Indrawan Darsyah Santoso);
  • Eric Pratama Santoso (Partner Indrawan Darsyah Santoso); dan
  • Yu Un Oppusunggu (Akademisi pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia).
Dalam workshop ini dibahas mengenai sengketa perdata internasional di Indonesia dan isu-isu penting yang perlu di perhatikan, pelaksanaan putusan dalam sengketa perdata internasional dan manajemen risiko dan mengantisipasi terjadinya sengketa perda internasional dalam hubungan kontraktual.


 

 
Didukung oleh :

Indrawan Dasyah Santoso
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua