Kamis, 01 December 2016
Transaksi Derivatif dan Teknik Penyelesaian Sengketa Transaksi Derivatif
Mendalami transaksi derivatif dan penyelesaian sengketa transaksi derivatif di Indonesia
YI/ES
Transaksi Derivatif dalam sektor perbankan merupakan hal yang selalu hangat dibicarakan dan banyak digunakan oleh para pelaku usaha. Secara sederhana,transaksi ini berupa perjanjian penukaran pembayaran dimana pelaku pasar membuat suatu perjanjian untuk saling mempertukarkan uang, aset atau suatu nilai di masa yang akan datang dengan mengacu pada aset yang menjadi acuan pokoknya. Transaksi Derivatif dalam Perbankan cukup banyak dipilih karena digunakan untuk memberikan perlindungan terhadap risiko kerugian akibat fluktuasi nilai tukar saat nasabah melakukan transaksi internasional. Dalam istilah perbankan, sifat dasar dari Transaksi Derivatif adalah untuk lindung nilai (hedging) dari fluktuasi harga dan nilai uang yang tidak dapat diprediksi. Apabila dipandang dari kepentingan nasabah, nasabah dapat melindungi nilai aktiva yang dimilikinya dari kemerosotan harga hingga pada batas yang direncanakan atau diperjanjikan dengan pihak perbankan. Perbankan sendiri dapat memperoleh laba yang besar bahkan meningkatkan asetnya ketika nilai tukar senilai nilai aktiva yang diperjanjikan atau lebih rendah daripada itu. Namun transaksi derivatif pada perjalanannya tidak menjadi semanis yang diperjanjikan ketika transaksi ini digunakan untuk berspekulasi artinya mencari keuntungan sebesar-besarnya dalam ketidakpastian situasi ekonomi.

Dalam melaksanakan transaksi derivatif, baik bank maupun perusahaan perlu memahami secara mendalam mengenai struktur dan jenis-jenis transaksi derivatif beserta keuntungan dan risikonya. Oleh karena itu, hukumonline.com bekerja sama dengan Kantor Hukum Hendra Soenardi telah menyelenggarakan pelatihan dengan topik transaksi derivatif yang diikuti oleh berbagai bank dan perusahaan serta masyarakat umum. Pelatihan dengan judul "Transaksi Derivatif dan Teknik Penyelesaian Sengketa Transaksi Derivatif" tersebut telah dilaksanakan pada Selasa, 29 November 2016 di Fraser Place Setiabudi, Jakarta. Narasumber yang hadir dalam pelatihan tersebut adalah: 
1. Imam Subarkah (Direktur Departemen Hukum Bank Indonesia);
2. Rika S. Dewi (Deputi Direktur Departemen Hukum Bank Indonesia); dan 
3. Soenardi Pardi (Partner dari Kantor Hukum Hendra Soenardi).

Pelatihan terlaksana dengan baik dan lancar. Narasumber memberikan materi dengan baik dan peserta interaktif berdiskusi dengan narasumber mengenai transaksi derivatif.
Narasumber
Imam Subarkah
Bank Indonesia
Soenardi Pardi
Kantor Hukum Hendra Soenardi
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua