Selasa, 13 December 2016
Mendukung Pengadilan yang Profesional dan Modern
Acara diskusi publik ini diselengarakan oleh EU-UNDP SUSTAIN didukung oleh Hukumonline.
YI/FD
EU UNDP SUSTAIN didukung oleh hukumonline.com telah menyelenggarakan Diskusi Publik dengan judul "Mendukung Pengadilan yang Profesional dan Modern" pada 19 Desember 2016 di Le Meridien Hotel, Jakarta.

Diskusi publik berjalan dengan lancar dan interaktif. Narasumber yang hadir menjadi pembicara dalam diskusi publik ini adalah:
1. Liliek Hartati (Sekretaris Badan Pengawasan Mahkamah Agung);
2. Asep Nursobah (Koordinator Data dan Informasi Kepaniteraan/Hakim Yustisial Mahkamah Agung);
3. Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, S.H., M.Li (Akademisi);
4. Prof. Topo Santoso, S.H., M.H., Ph.D (Dekan Fakultas HukumUniversitas Indonesia);
5. Irwan Rei(ahli dalam bidang Sumber Daya Manusia);
6. Ahmad Fikri Assegaf, S.H., LL.M (Managing Partner dari Assegaf, Hamzah & Partners);
7. Astriyani (Direktur Eksekutif dari LeIP);
8. Alghiffari Aqsa (Direktur Eksekutif dari Lembaga Bantuan Hukum);
9. Gilles Blanchi (Penasihat Teknis Utama dan Manajer Proyek SUSTAIN); dan
10. Ariyo Bimmo (Koordinator Sektor untuk Manajemen Perkara SUSTAIN).

Adapun diskusi ini dimoderatori oleh Binziad Kadafi (Kandidat PhD Tilburg University Law School, Dosen Jentera Law School) dan Bobby Rahman (Koordinator Sektor bidang pelatihan, SUSTAIN).

 EU-UNDP SUSTAIN merupakan proyek bernilai €10 juta yang didanai oleh Uni Eropa dan diimplementasikan oleh UNDP Indonesia yang bertujuan untuk mendukung Mahkamah Agung meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan. Kerjasama tersebut dilaksanakan dengan empat komponen strategis di bawah ini:.
  1. Meningkatkan mekanisme pengawasan internal dan eksternal sistem peradilan
  2. Meningkatkan kemampuan teknis dan wawasan bagi hakim dan staff pengadilan
  3. Membuka jalan untuk manajemen Sumber Daya Manusia yang terintegrasi
  4. Peningkatan Sistem Manajemen Perkara demi transparansi pengadilan yang lebih baik
Proyek ini dilaksanakan pada tahun 2014-2019. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi microsite EU-UNDP SUSTAIN: http://eu-undp-sustain.org



-----
Semua peserta diskusi berhak mendapatkan e-sertifikat. E-sertifikat telah dikirimkan oleh panitia kepada peserta melalui email. Apabila ada peserta yang belum mendapatkan email e-sertifikat, mohon untuk menginformasikan kepada panitia dengan mengirimkan email ke [email protected]
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua