Senin, 12 Maret 2018
The Arb-Med-Arb Protocol - Managing Risks and Costs when A Cross-Border Dispute Occurs
Workshop ini memberikan pemahaman mendalam mengenai penyelesaian sengketa lintas batas melalui Mediasi.
YI/ES

Mengendalikan biaya dan mengurangi risiko adalah hal yang paling penting dalam bisnis untuk memaksimalkan produktivitas dan keuntungan usaha. Oleh karena itu, semakin banyak perusahaan beralih menggunakan Mediasi sebagai langkah awal dalam penyelesaian perselisihan.


Apa itu Mediasi? Mengapa setiap orang yang menggunakan Mediasi semakin sukses dalam menyelesaikan perselisihan dalam bisnis? Bagaimana persiapan yang efektif ketika melakukan mediasi? Bagaimana penyelesaian sengketa lintas batas melalui Mediasi? Untuk menjawab dan memahami hal-hal tersebut, Pusat Mediasi Nasional (PMN) dan Singapore International Mediation Centre (SIMC) didukung oleh Hukumonline,com telah menyelenggarakann Workshop 2018 "The Arb-Med-Arb Protocol - Managing Risks and Costs when A Cross-Border Dispute Occurs” pada 27 Maret 2018 di Hotel Aryaduta Jakarta Selatan.

Narasumber yang hadir adalah:

- A. Fahmi Shahab, Executive Director Pusat Mediasi Nasional

- Raymond Lee , Senior Advisor Pusat Mediasi Nasional

- Hazel Tang, Center Director Singapore International Mediation Centre

Kegiatan berlangsung dengan lancar. Peserta dan narasumber sangat interaktif berdiskusi mengenai mediasi, permasalahan-permasalahan saat menghadapi sengketa, dan alternative penyelesaian sengketa. Selain menyampaikan materi, narasumber pun mengajak peserta untuk bermain peran (role-play) praktik mediasi. Narasumber memberikan kasus dan memperagakan suasana saat mediasi dan mensimulasikan sikap mediator saat melakukan mediasi

Narasumber
A. Fahmi Shahab
Executive Director PMN
Hazel Tang
Singapore International Mediation Centre
Raymond Lee
Senior Advisor PMN
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua