Rabu, 23 Mei 2018
Urgensi UU Anti Terorisme dan Implikasinya bagi Stabilitas Hukum dan Politik di Indonesia
Diskusi ini bertujuan untuk menjawab urgensi serta implikasi yang dapat muncul dari berlakunya UU Anti Terorisme
UFA/FD

Hukumonline.com mengadakan Talks! dengan topik “Urgensi UU Anti Terorisme dan Implikasinya Bagi Stabilitas Hukum dan Politik di Indonesia” yang ditujukan untuk para pelaku usaha maupun praktisi hukum. Tujuan dari diskusi ini ialah memperoleh pemahaman serta informasi secara tuntas dan mendalam terhadap regulasi terkait terorisme yang kembali ramai di Indonesia. Diskusi ini didukung oleh Indonesian Legal Roundtable & D-Inside dan dibahas melalui 4 aspek, yaitu:

  1. Perkembangan Pembahasan RUU Anti Terorisme oleh Andri S Gunawan – Tenaga Ahli DPR
  2. Pandangan Peneliti Hukum secara Umum terhadap RUU/ Perppu Anti Terorisme dikaitkan dari segi Hukum dan HAM oleh Erwin Natosmal Oemar – Deputi Direktur Indonesian Legal Roundtable
  3. Implikasi RUU Anti Terorisme terhadap Iklim Politik dan Bisnis di Indonesia oleh Amal Ihsan – Redaktur Pelaksana D-Inside

Secara umum, Diskusi ini berjalan dengan lancar, dimana seluruh peserta antuasias dalam berdiskusi terkait dengan persoalan-persoalan terkait terorisme. Diskusi ini dilaksanakan di Hukumonline Training Center – Jakarta Selatan pada hari Rabu, 30 Mei 2018 lalu.

----------

Jika anda tertarik dengan notulensi Diskusi ini, silahkan hubungi kami via email ke alamat [email protected]. Notulensi Diskusi tersedia gratis untuk pelanggan hukumonline.com*. 

*Syarat dan Ketentuan berlaku

Narasumber
Amal Ihsan
D-Inside
Andri S Gunawan
Dewan Perwakilan Rakyat
Erwin Natosmal Oemar
Indonesian Legal Roundtable
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua