Senin, 01 November 2010

Saksi Sengketa Pilkada Ditahan Bareskrim Polri

Rfq

Bareskrim Polri menahan seorang wanita yang dituduh memberi keterangan palsu di persidangan dalam perkara sengketa Pilkada Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Wanita itu adalah Ratna Mutiara. Ia dijerat dengan Pasal 242 KUHP perihal memberikan keterangan palsu di bawah sumpah dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

 

“Ratna Mutiara ditahan sejak 9 Oktober dalam kasus memberikan keterangan palsu di bawah sumpah di persidangan Mahkamah Konstitusi,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen I Ketut Untung Yoga Ana kepada wartawan, Senin (1/1).

 

Dituturkan Yoga, Ratna adalah saksi dari pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Ujang Iskandar dan Bambang Purwanto. Di persidangan Mahkamah Konstitusi Ratna bersaksi bahwa pasangan Sugianto-Eko Soemarmo membagi-bagikan uang untuk mempengaruhi masyarakat.

 

Atas kesaksian Ratna itu, Mahkamah Konstitusi lantas menganulir kemenangan pasangan Sugianto-Eko Soemarmo dan menyatakan pasangan Ujang Iskandar-Bambang Purwanto yang menang dalam pilkada tersebut.

 

Tak terima dengan putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, lanjut Yoga, kubu Sugianto-Eko Soemarmo melaporkan Ratna ke polisi. 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua