Seleksi CHA:

Hakim Karier Boleh Pakai Jalur Non Karier

KY tetap akan menerapkan metode 'jemput bola' ke berbagai instansi untuk menjaring calon.
Oleh:
ASh
Bacaan 2 Menit
KY resmi umumkan pembukaan pendaftaran seleksi calon hakim agung (CHA) 2011. Foto: SGP
KY resmi umumkan pembukaan pendaftaran seleksi calon hakim agung (CHA) 2011. Foto: SGP

Komisi Yudisial (KY) secara resmi telah mengumumkan pembukaan pendaftaran seleksi calon hakim agung (CHA) untuk memenuhi kebutuhan lima hakim agung yang diminta Mahkamah Agung (MA). Pendaftaran akan dimulai 1 Desember hingga 21 Desember 2011. “Hari kita umumkan, tetapi pendaftarannya dimulai tanggal 1 Desember 2011,” kata Komisioner KY Bidang Rekrutmen Hakim Taufiqurrahman Syahuri di Gedung KY, Selasa (29/11).

 

Taufiq menuturkan seleksi CHA ini didasarkan surat permintaan MA tertanggal 10 November 2011. Dalam surat itu, MA meminta lima hakim agung baru untuk menggantikan lima hakim agung yang akan pensiun semester pertama tahun 2012. “Seleksi periode kali ini bukan untuk menambah kekurangan seleksi CHA sebelumnya yang saat itu MA mintanya 10 hakim agung, kita hanya menyerahkan 6 hakim agung,” kata Taufiq.

 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, spesialisasi lima hakim agung yang diminta MA yaitu dua hakim agung perdata, dua hakim agung pidana, dan satu hakim agung militer. Sementara hakim agung yang akan pensiun hingga Mei 2012 yaitu Harifin A Tumpa, Prof Mieke Komar, Atja Sondjaja, Imam Harjadi, dan Dirwoto

 

Tahapan seleksi CHA kali ini tak jauh berbeda dengan seleksi sebelumnya yaitu harus melalui lima tahapan seleksi. Tahap pertama, seleksi persyaratan administratif. Kedua, seleksi kualitas (pemecahan kasus dan pembuatan karya tulis di tempat) dan kepribadian. Ketiga, seleksi integritas, rekam jejak, dan pemeriksaan kesehatan. Keempat, pembekalan pemahaman kode etik, hukum acara, filsafat hukum, dan teori hukum. Kelima, wawancara terbuka.

 

Menurut Taufiq hal yang baru dalam hal persyaratan CHA adalah persyaratan administratif untuk jalur hakim nonkarier boleh digunakan bagi hakim atau hakim ad hoc tingkat pertama. Karena itu, untuk seleksi kali ini KY membuka kesempatan seluas-luasnya kepada hakim tingkat pertama asalnya memenuhi syarat jalur nonkarier, misalnya minimal berpendidikan doktor atau strata tiga.

 

“Sebenarnya persyaratan ini sudah diterapkan dalam seleksi sebelumnya, seperti adanya hakim ad hoc tipikor (Dudu Duswara, red) yang mendaftar seleksi CHA sepanjang memenuhi syarat jalur hakim nonkarier. Jadi silahkan saja hakim yang berminat mengikuti seleksi CHA boleh mengikuti persyaratan jalur karier atau nonkarier, ini juga agar CHA dari jalur karier akan semakin banyak sesuai keinginan MA,” katanya.

 

Misalnya, jika seorang hakim mengikuti persyaratan jalur karier dia cukup berijazah magister hukum dan berpengalaman 20 tahun menjadi hakim termasuk 3 tahun menjadi hakim tinggi dengan menyerahkan beberapa putusan pengadilan yang pernah dibuatnya. Jika hakim yang bersangkutan masuk dari jalur nonkarier, dia harus berijazah doktor dan berpengalaman profesi hukum selama 20 tahun.

Halaman Selanjutnya: