Selasa, 07 October 2014

Ladies, Ini Dia Para ‘Ganteng-Ganteng Lawyer’

HHP, SSEK dan HBT mendominasi.
CR-18
Foto: http://instagram.com/gantenggantenglawyer

Anda pengguna media sosial tentunya paham bahwa media sosial dapat digunakan untuk hal-hal yang bersifat serius atau hal-hal yang bersifat santai. Nah, akun Instagram - laman media sosial yang memungkinkan penggunanya berbagi foto – ini mungkin mewakili contoh penggunaan media sosial yang bersifat santai.

Nama akunnya “Ganteng-Ganteng Lawyer”, @gantenggantenglawyer. Para penggemar layar kaca pasti akan langsung mengasosiasikan nama akun ini dengan sebuah sinetron yang sedang hits di kalangan anak-anak muda berjudul “Ganteng-Ganteng Serigala”.

Sesuai dengan namanya, @gantenggantenglawyer berisi kumpulan foto sejumlah pengacara yang dikategorikan ganteng atau tampan. Pertama kali aktif pada tanggal 20 Agustus 2014, hingga artikel ini naik tayang, akun tersebut telah memiliki 61 post dengan  474 pengikut.

Berikut daftar nama pengacara “Ganteng-Ganteng Lawyer”:

Nama

Kantor Hukum

Nama

Kantor Hukum

Omar Syarief Smith

HPRP

Ivan Nugroho

HBT

Dirgantara Adi

M&T

Evert Raldi Kalibongso

Dega & Uye Law Firm

Dimas Nanda Raditya

HHP

Ken Prasadtyo

HHP

Boy Firmanto

HBT

Alkira Noersatyo

S&T

Anto Bratawijaya

SSEK

Dede Fikry

Ginting & Reksodiputro

Adhimasya T. Pasca

S&T

Cakra Perkasa

Linklaters (SG)

Imanuel Rumondor

AHP

Dirga Putra

HBT

Raden Aji Wibisono

HBT

Rian Ernest

HHP

Novario Asca Hutagalung

ABNR

Bama Djokonugroho

Budidjaja & Associates

Stephen Igor Warokka

SSEK

Fridoun Chee

Ashurst (sydney)

Timothy Inkiriwang

HPRP

Andre Rahadian

HPRP

Gunadarma

DNC

Budi Widuro

SSEK

Iqsan Sirie

AHP

Aryo Michaelsen

OC Kaligis & Associates

Rizki Irzawan

NSMP

Edwin Prasetya

AHP

Brian Manuel

HHP

Rio Pantouw

Oentoeng Suria & Partners

Ibnu Hasan

White & Case

Davin Varian

Swandy Halim & Partners

Togi Pangaribuan

HHP

Claudius Novabianto

CTPP

Rhendy Wijaya Gunawan

HPRP

Teguh Putra Alliansich Lubis

Indra Sahnun Lubis & Associates

Fendy Sanjaya Lim

Bahar & Partners

Pangeran Baron

OC Kaligis & Asso

Awang Fahrizal

SSEK

Rory Lubis

Warens & Partners

Aditya Fritama

Melli Darsa & Co.

Fransiscus Rodyanto

SSEK

Diptanala Dimitri

AHP

Dhanu Elga Nasty Dhiraja

Melli Darsa & Co.

Bharata Ramedhan

OC Kaligis & Associates

Ichsan P. Kurniagung

Firmansyah & Kurniagung

Heri Pratikto

NSA Law Office

Andra Aditya Satar

HHP

Dimas Ario Bimo

Melli Darsa & Co.

Aditya Rachman

HBT

Ryan Budiharjo

M&T

Alvin Suryohadiprojo

SSEK

Triangga Kamal

HBT

Harry Ponto

Kailimang & Ponto

Rizki Adriansyah

CCN & Associates

 

 

Sumber: http://instagram.com/gantenggantenglawyer

Total terdapat 55 foto pengacara yang dinobatkan sebagai “Ganteng-Ganteng Lawyer”. Sebagian besar dari mereka berasal dari firma hukum yang bergerak di bidang korporasi. Dalam daftar foto itu, pengacara-pengacara dari firma hukum Hadiputranto, Hadinoto and Partners (HHP), Soewito, Suhardiman, Eddymurthy, Kardono (SSEK) dan Hiswara Bunjamin and Tanjung (HBT) mendominasi.  

Uniknya, pemilihan pengacara yang masuk dalam “Ganteng-Ganteng Lawyer” bukan menjadi monopoli admin. setiap orang berhak merekomendasikan rekan-rekannya dengan mengirimkan foto yang disertai nama lengkap dan kantor hukum tempat orang yang direkomendasikannya tersebut bekerja.

Sejauh ini, pengacara “Ganteng-Ganteng Lawyer” yang menjadi favorit berasal dari Hanafiah Ponggawa and Partners (HPRP) bernama Omar Syarief Smith. Hal ini dibuktikan dengan jumlah “Like” pada foto Omar yang berjumlah 83.

Hal unik lain dari daftar “Ganteng-Ganteng Lawyer” adalah kehadiran seorang pengacara yang terbilang cukup senior, Harry Ponto dari Kailimang & Ponto. Mantan Sekretaris Jenderal Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) ini menyeruak di antara dominasi para pengacara muda dalam daftar foto “Ganteng-Ganteng Lawyer”.

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua