Kamis, 21 Mei 2020

Cerita Lebaran dan Pandemi

Menghadapi new normal, semua akan berubah, sehingga masyarakat harus terbiasa dengan perubahan.
RED
Ilustrasi petugas mengamati Hilal sebelum Lebaran. Foto: RES

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia sejak Maret 2020 lalu, terus mengubah banyak hal yang dialami masyarakat Indonesia. Bahkan, perubahan terjadi pada kebiasaan masyarakat antara sebelum dan sesudah terjadinya pandemi. Mulai kerja dari rumah atau work from home (WFH), penggunaan sarana teknologi dalam rapat atau meeting hingga penyelenggaraan seminar secara online (webinar).

Tentu perubahan-perubahan tersebut dilakukan untuk mencegah meluasnya penyebaran pandemi Covid-19 yang angka penderitanya terus meningkat. Mengurangi celah tatap muka melalui physical distancing dan social distancing menjadi formula awal agar penyebaran wabah tak terjadi secara luas.

Perubahan lainnya adalah kebiasaan mudik yang dilakukan masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri (Lebaran). Perubahan pola menjelang Lebaran ini juga disumbang dengan adanya larangan mudik oleh Pemerintah kepada masyarakat yang tentu untuk mencegah memperluas penyebaran virus.

Bahkan, pola belanja oleh masyarakat yang tadinya kerap dilakukan secara offline, kini lebih sering dilakukan online. Hal lain cara pembayaran zakat atau pemberian wakaf yang juga mulai ‘melek’ dengan penggunaan teknologi. Tentu seluruh kebiasaan yang sebelum pandemi dilakukan secara offline harus mulai berubah mengadopsi teknologi. Menghadapi new normal, semua akan berubah, sehingga masyarakat harus terbiasa dengan perubahan.

Di sisi lain, perlu strategi yang tepat dari pemerintah agar penderita Covid-19 tidak meluas. Sejumlah keputusan seperti pembatasan sosial berskala besar hingga larangan mudik saat lebaran perlu disosialisasikan secara luas.

Hal lain adalah mengukur kepatuhan masyarakat untuk melaksanakan seluruh keputusan tersebut agar jumlah penderita Covid-19 tak perlu meningkat. Tentu, dari seluruh persoalan tersebut, ada persoalan hukum yang melatarinya. Untuk itu, dalam edisi liputan khusus lebaran kali ini, sejumlah artikel berkaitan dengan kebiasaan saat berlebaran akan diceritakan dan dikaitkan dengan kondisi pandemi.

Misalnya, Hukumonline telah menyediakan beberapa artikel berkaitan dengan wakaf. Mulai dari mengenali istilah wakaf hingga mengurai lebih jauh konsep wakaf. Di masa seperti sekarang ini, pengelolaan wakaf erat kaitannya dengan kondisi ekonomi pasca pandemi yang menjadi sebuah instrumen kesejahteraan sosial yang tak memandang agama.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua