Keluarga
Cara Mengurus Surat Keterangan Ahli Waris Beserta Contohnya
Bacaan 7 Menit

PERTANYAAN
Bagaimana cara mengurus surat keterangan ahli waris sesuai dengan prosedur hukumnya?


Bacaan 7 Menit

Bagaimana cara mengurus surat keterangan ahli waris sesuai dengan prosedur hukumnya?
Terima kasih atas pertanyaan Anda.
Surat keterangan ahli waris perlu diurus sejak pewaris meninggal dunia. Fungsi surat ini antara lain sebagai pernyataan seseorang sebagai ahli waris yang sah. Surat ini juga menjadi bukti untuk mengurus uang tabungan atau deposito di bank, mengubah nama kepemilikan dari harta yang diwariskan, keterangan mengenai pewaris dan hak ahli waris, melindungi harta pewaris, dan menghindari penyalahgunaan wewenang. Berikut ketentuan pengurusan surat berdasarkan perundang-undangan serta contohnya.
Untuk dapat mengurus surat keterangan ahli waris, dibutuhkan beberapa persyaratan guna melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan dalam proses pembuatannya. Perlu diperhatikan, syarat mengurus surat keterangan ahli waris dibedakan bagi warga negara Indonesia (WNI) non-Tionghoa dan non-Timur Asing dan WNI keturunan Tionghoa dan Timur Asing. Penjelasan lengkap tentang syarat mengurus surat keterangan ahli waris akan kami jelaskan di bagian akhir artikel ini.
Dalam mengurus surat keterangan ahli waris, secara umum prosedur yang ditempuh adalah dengan mengumpulkan persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan, lalu menghadap ke instansi/petugas terkait, yang aturannya juga dibedakan antara WNI non-Tionghoa dan non-Timur Asing dan WNI keturunan Tionghoa dan Timur Asing.
Pada dasarnya manfaat serta fungsi dibuatnya surat keterangan ahli waris ini adalah guna menunjukan ahli waris secara sah. Dengan tidak adanya surat keterangan ahli waris tersebut, seseorang yang dinilai memiliki hak atas warisan dapat terhalang dalam mendapatkan harta warisan yang menjadi bagiannya.
Dengan pembuktian status sebagai anak pasangan maupun orang tua pun masih belum cukup guna membuatnya memiliki hak sepenuhnya atas harta warisan tersebut. Untuk itu, surat keterangan ahli waris sendiri sangat bermanfaat guna menghindari terjadinya tindakan penyalahgunaan wewenang demi mendapatkan harta waris yang dimiliki oleh pewaris
Pasal 111 ayat (1) huruf c Permen ATR/Kepala BPN 16/2021 menerangkan bahwa tanda bukti sebagai ahli waris dapat berupa enam hal, yakni:
Tanda bukti nomor 4 merupakan surat keterangan yang dapat dibuat oleh warga negara Indonesia (WNI) bukan keturunan asing. Untuk warga negara keturunan dengan pewaris berasal dari golongan Eropa atau Tionghoa perlu mendapatkan tanda bukti nomor 5 (akta dari notaris). Kemudian, golongan timur lainnya (Arab, India, dsb.) perlu mendapat tanda bukti nomor 6 (surat keterangan waris dari BHP). Hal tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Lampiran SEMA 171/1991.
Selain surat keterangan ahli waris yang Anda ketahui sebelumnya, ada istilah lainnya yang tak kalah penting di dalam hukum waris. Istilah tersebut adalah akta keterangan hak mewaris.
Lantas apa yang menjadi perbedaan antara akta keterangan hak mewaris dengan surat keterangan ahli waris?
Merujuk pada ketentuan Permen ATR/Kepala BPN 16/2021 yang kami kutip di atas, akta keterangan hak mewaris adalah dokumen bukti sebagai ahli waris yang dibuat oleh notaris, yang diperuntukan bagi golongan keturunan Tionghoa dan Eropa. Sedangkan istilah ‘surat keterangan ahli waris’ dalam artikel ini adalah istilah yang pada umumnya digunakan untuk menyebut semua dokumen/surat yang bisa menjadi bukti sebagai ahli waris. Sehingga, dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa akta keterangan hak mewaris adalah salah satu jenis dari surat keterangan ahli waris.
Langkah pertama, siapkan dokumen pendukung sebagai berikut:
Kedua, datanglah ke kantor kelurahan terdekat dan membawa dokumen tersebut. Setelah itu, petugas akan melakukan pemeriksaan. Jika dokumen atau berkas dinyatakan lengkap, petugas akan segera memproses kepengurusan. Saat diproses, petugas akan memberikan nomor register.
Ketiga, akan dilakukan verifikasi akhir yang dilakukan oleh kepala seksi dan sekretaris camat. Jika verifikasi selesai, camat akan melakukan penandatanganan.
Keempat, berkas yang sudah ditandatangani akan diberikan kepada pemohon. Setelah itu, pemohon akan diminta untuk memfotokopi dan menyerahkan salinan kepada kecamatan sebagai arsip. Berkas asli akan dicap dan diserahkan kepada pemohon.
Seperti yang sudah disebutkan, warga negara keturunan perlu mengurus akta atau surat keterangan hak waris (SKHW) notaris atau BHP. Untuk mengurusnya, berikut dokumen yang perlu disiapkan:
Selanjutnya, akan kami jelaskan cara mengurus surat keterangan ahli waris atau Surat Keterangan Hak Waris (SKHW) di notaris (untuk keturunan Eropa dan Tionghoa), sebagai berikut:
Adapun cara mengurus SKHW di BHP (untuk keturunan timur lainnya) adalah:
Contoh Surat Keterangan Ahli Waris
Berikut contoh surat keterangan ahli waris dari kelurahan atau surat keterangan ahli waris dari desa yang dapat dilampirkan dalam pengurusan atau pembuatan surat keterangan ahli waris untuk bank dan/atau surat keterangan ahli waris BPJS Ketenagakerjaan:

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.
Dasar Hukum: