Syarat dan Kekuatan Hukum Alat Bukti Elektronik

Bacaan 7 Menit
Syarat dan Kekuatan Hukum Alat Bukti Elektronik
Pertanyaan

Saya ingin menambah pengetahuan saya. Bagaimanakah kekuatan hukum atas bukti-bukti elektronik di Indonesia? Apakah korespondensi melalui email, file rekaman atas chatting dll dapat digunakan sebagai bukti pendukung dalam sebuah kasus? Apakah sudah ada preseden yang bisa digunakan? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan perubahannya mengatur bahwa informasi elektronik, dokumen elektronik dan/atau hasil cetakannya merupakan alat bukti hukum yang sah.

Informasi elektronik dan dokumen elektronik tersebut yang akan menjadi Alat Bukti Elektronik (Digital Evidence). Sedangkan hasil cetak dari informasi elektronik dan dokumen elektronik akan menjadi alat bukti surat.

Namun, ada syarat formil dan materil yang harus dipenuhi informasi dan dokumen elektronik tersebut. Apa saja itu?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.