Kamis, 26 Maret 2020

Dua Opsi untuk Mengeksekusi Objek Hak Gadai

Dua Opsi untuk Mengeksekusi Objek Hak Gadai

Pertanyaan

Apakah barang jaminan berupa sepeda motor seharga pasaran Rp4 juta beserta BPKB & STNK boleh dijual atas utang orang yang menjaminkan sebesar Rp10 juta. Karena yang punya utang dan yang menjaminkannya tidak ada iktikad baik untuk menyelesaikan dan tidak bisa dihubungi lagi. Janjinya satu minggu akan datang menyelesaikan. Tapi setelah tiga bulan, ia ngga datang-datang dan tidak bisa dihubungi lagi. Kalau dijual pun tidak mencukupi utangnya malah masih sisa banyak. Sedangkan uangnya adalah uang perusahaan yang harus segera dipertanggungjawabkan. Apakah kalau itu dijual kita bisa dituntut pasal penggelapan?

Intisari Jawaban

Penjaminan yang objek jaminannya berada dalam kekuasaan kreditur dapat dikategorikan sebagai hak gadai. Kreditur diberikan hak preferensi (hak mendahului) dan hak yang senantiasa mengikuti bendanya.
 
Jika debitur telah dinyatakan secara nyata lalai memenuhi kewajibannya dalam perjanjian, maka kreditur dapat menjual objek hak gadai tersebut. Penjualannya dapat dilakukan melalui perantara pengadilan maupun melalui lelang.
 
Sepanjang penjualan dilakukan melalui prosedur ini, kreditur tidak dapat dijerat atas tindak pidana penggelapan.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Sigar Aji Poerana mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Internasional.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua