Cara Menanggapi Pemberitaan Media yang Merugikan Nama Baik

Bacaan 9 Menit
Cara Menanggapi Pemberitaan Media yang Merugikan Nama Baik
Pertanyaan

Saya sudah 3 kali diberitakan di koran dengan dugaan pungli yang menyebutkan nama lengkap beserta jabatan saya. Saya juga sudah 3 kali diberitakan hal yang sama di media online, serta disebarluaskan di Facebook. Tetapi selama ini saya hanya mendiamkan saja hal tersebut. Sampai saat ini, saya belum pernah diminta keterangannya oleh pihak berwajib terkait pemberitaan tersebut. Selama kami melaksanakan kegiatan yang diduga pungli tersebut, kami selalu memberikan laporan ke Polsek, Koramil, Polres, Kodim, serta Kejaksaan. Yang ingin saya tanyakan, apakah saya bisa menuntut media cetak serta online tersebut? Kalaupun bisa, dengan tuntutan apa? Pencemaran nama baik atau fitnah? Apakah tuntutan saya akan dianggap kedaluwarsa karena pemberitaan tersebut sudah 3 minggu yang lalu? Terima kasih atas pencerahannya.

Intisari Jawaban
?
Karena pihak yang bersengketa dengan Anda adalah perusahan pers, maka mekanisme penyelesaian harus terlebih dahulu menggunakan mekanisme menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers?(?UU Pers?). UU Pers merupakan lex specialis terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sehingga, apabila terdapat suatu permasalahan yang berkaitan dengan pemberitaan pers, peraturan perundang-undangan yang digunakan adalah UU Pers.
?
Mekanisme yang dapat ditempuh terlebih dahulu adalah dengan menggunakan hak jawab dan hak koreksi Anda terhadap pemberitaan tersebut. Pelaksanaan hak jawab dan hak koreksi juga dapat diajukan kepada Dewan Pers.
?
Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya. Dalam hal ini, pers wajib melayani hak jawab.
?
Setelah melakukan mekanisme tersebut, Anda kemudian dapat memproses perkara tersebut secara hukum. Memang, penggunaan hak jawab tidak menghapuskan hak seseorang untuk melakukan langkah hukum. Namun, ada pendapat yang menyatakan bahwa jika gugatan hukum tetap dilakukan meski hak jawab sudah digunakan, maka seharusnya secara moral, gugatan hukum tidak bisa lagi dilakukan ketika hak jawab sudah dipakai.
?
Terlebih dalam praktiknya, ada gugatan terhadap pers yang diputus tidak dapat diterima karena penggugat mengajukan gugatan tanpa terlebih dahulu menggunakan hak jawabnya. Oleh karena itu, kami sarankan agar Anda menempuh upaya dengan memberikan hak jawab Anda sebelum mengajukan gugatan hukum.
?
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
?