Selasa, 02 Oktober 2018
Berapa Lama Salinan Putusan Kasasi Diterima Para Pihak?
Pertanyaan :

Berapa Lama Salinan Putusan Kasasi Diterima Para Pihak?

Berapa lama saya bisa mendapatkan salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA)? Di web MA saya melihat permohonan kasasi mantan suami terhadap gugatan perceraian sudah tersedia dengan status di-TOLAK pada tanggal 22 Desember 2017, tetapi sampai pada hari ini salinan atau surat putusan dari MA belum tersedia. Pertanyaan saya: 1. Berapa lama saya bisa mendapatkan surat putusan MA? 2. Bagaimana cara untuk meminta surat putusan ke MA? Terima kasih atas petunjuk dan tuntunannya.
Punya pertanyaan lain ?
Silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
Jawaban :
Intisari:
 
 
Menurut Pasal 53 dan Pasal 57 ayat (4) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung (“UU MA”) dan perubahannya, Anda memiliki hak untuk menerima salinan putusan kasasi.
 
Untuk Putusan Kasasi, salinan putusan itu disampaikan oleh Mahkamah Agung kepada para pihak melalui Ketua Pengadilan Tingkat Pertama dan kepada Ketua Pengadilan Tingkat Pertama (dalam hal ini Pengadilan Agama) yang memutus perkara tersebut. Putusan Mahkamah Agung (Putusan Kasasi) diberikan kepada kedua belah pihak selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah putusan dan berkas perkara diterima oleh Pengadilan Tingkat Pertama tersebut.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
 
 
Ulasan:
 
Terima kasih atas pertanyaan Anda.
 
Permohonan Kasasi Perdata
Berdasarkan pertanyaan Anda, kami asumsikan ini adalah perkara perceraian menurut agama Islam, maka sesuai Pasal 63 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama (“UU Peradilan Agama”):
 
Atas penetapan dan putusan Pengadilan Tinggi Agama dapat dimintakan kasasi kepada Mahkamah Agung oleh pihak yang berperkara.
 
Permohonan kasasi dalam perkara perdata (termasuk perkara perceraian) berdasarkan Pasal 46 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung (“UU MA”) disampaikan secara tertulis atau lisan melalui Panitera Pengadilan Tingkat Pertama yang telah memutus perkaranya, dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari sesudah putusan atau penetapan Pengadilan yang dimaksudkan diberitahukan kepada pemohon.
 
Penjelasan lebih lanjut mengenai kasasi, selengkapnya silakan baca artikel Alur Pemeriksaan Perkara Kasasi Kasus Perdata dan Jangka Waktu Pengajuan Kasasi.
 
Hak untuk Memperoleh Salinan Putusan
Setelah adanya Putusan Kasasi, salinan putusan itu dikirimkan kepada Ketua Pengadilan Tingkat Pertama yang memutus perkara tersebut. Putusan Mahkamah Agung oleh Pengadilan Tingkat Pertama diberitahukan kepada kedua belah pihak selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah putusan dan berkas perkara diterima oleh Pengadilan Tingkat Pertama tersebut.[1]
 
Pasal 57 ayat (4) UU MA pun menegaskan, putusan tersebut disampaikan kepada:
  1. Para pihak melalui Ketua Pengadilan;
  2. Ketua Pengadilan yang bersangkutan.
 
Maka menurut Pasal 53 dan Pasal 57 ayat (4) UU MA tersebut, Anda memiliki hak untuk menerima salinan putusan MA atau putusan kasasi, sedangkan yang berkewajiban memberikan salinan putusan kasasi adalah Pengadilan Tingkat Pertama (Pengadilan Agama) tempat perkara cerai diputuskan.
 
Jadi dalam konteks pertanyaan Anda, para pihak menerima salinan Putusan Kasasi itu paling lambat 30 hari setelah Putusan Kasasi dijatuhkan dan berkas perkara diterima oleh Pengadilan Agama.
 
Yang menjadi permasalahan adalah tidak ada pengaturan yang jelas mengenai jangka waktu pemberitahuan/penyerahan salinan putusan dan berkas perkara dari Mahkamah Agung ke Pengadilan Tingkat Pertama (dalam hal ini Pengadilan Agama). Sehingga dimungkinkan pemberitahuan tersebut terjadi dalam waktu lama. Anda dapat menanyakan hal tersebut ke Ketua Pengadilan Agama yang bersangkutan tempat perceraian diputuskan.
 
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.
 
Dasar hukum:
 

[1] Pasal 53 UU MA



Perjuangan Anda Jangan Berhenti di Artikel Ini

Konsultan hukum profesional siap membantu Anda. Konsultasikan masalah Anda, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Dimas Hutomo, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Dimas Hutomo mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Airlangga pada 2014 dengan mengambil Peminatan Sistem Peradilan.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua