Rabu, 09 October 2019

Hukumnya Jika Biaya Listrik di Mall Merugikan Penyewa

Hukumnya Jika Biaya Listrik di Mall Merugikan Penyewa

Pertanyaan

Saya menyewa tempat untuk berjualan di sebuah mall. Dengan biaya sewa Rp4 juta/bulan, karena usaha kami membutuhkan listrik tambahan, maka saya tambah daya listrik dengan biaya Rp1,2 juta. Setiap bulan kami hanya menerima invoice sewa Rp4 juta/bulan, sedangkan kami tidak pernah terima invoice listrik. Setiap awal bulan kami sudah berusaha menanyakan mengenai biaya listrik ke pihak mall, namun tidak pernah direspon. Tiba-tiba, setelah 8 bulan berjalan, muncul tagihan biaya listrik dari bulan Januari-Agustus dengan nominal Rp16 juta. Biaya ini tidak pernah diinformasikan sebelumnya kepada kami. Ini sangat merugikan kami, karena harga jual produk kami sudah disesuaikan dengan tagihan tiap bulannya. Ada beberapa prosedural dari pihak mall yang tidak dijalankan: 1. Setiap penyewa yang melakukan permohonan kenaikan daya listrik, seharusnya diikutsertakan saat pemasangan kenaikan daya, namun saya tidak diikutsertakan melihat proses pemasangan tambah daya; 2. Biaya listrik Rp2,3 juta/bulan tidak diinformasikan kepada pihak penyewa. Invoice listrik tiap bulan juga tidak pernah diterima oleh pihak penyewa. Saya selaku penyewa merasa dirugikan oleh pihak mall. Bagaimana hukumnya mengenai kasus seperti ini?

Intisari Jawaban

Hubungan sewa menyewa antara penyewa dengan pemberi sewa timbul dari adanya suatu perjanjian yang dibuat oleh para pihak. Pelaksanaan perjanjian berpedoman pada asas kebebasan berkontrak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1338 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dalam hal terjadi perselisihan mengenai biaya tagihan listrik yang tidak sesuai dengan apa yang sudah dijanjikan atau adanya perbuatan yang menimbulkan kerugian bagi penyewa, maka Anda dapat merujuk pada bunyi klausula terkait kewajiban pihak mall untuk mengajukan ganti kerugian atas wanprestasi. Jika klausula mengenai pemberitahuan informasi tagihan listrik tidak ada dalam perjanjian, maka perbuatan pihak mall dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Bernadetha Aurelia Oktavira mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Perdata.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua