Senin, 02 December 2019

Perlindungan Karyawan dari Ancaman Harassment

Perlindungan Karyawan dari Ancaman Harassment

Pertanyaan

Saya adalah karyawan swasta yang saat ini bekerja sebagai engineer di salah satu perusahaan PMA di area Jawa Timur. Sebelum ini saya bekerja di Jepang selama beberapa tahun sebagai engineer juga. Pada saat bekerja di sana, para atasan kami sangat berhati-hati saat memperlakukan bawahannya. Di sana ada 35 macam harassment yang dilarang dan diatur dalam undang-undang. Hal ini selain untuk melindungi pekerja, juga untuk melindungi masyarakat pada umumnya. Yang saya ingin tanyakan, apakah ada hukum atau aturan mengenai harassment di Indonesia selain sexual harassment? Karena sampai saat ini di Indonesia yang sering saya dengar hanyalah kasus tentang sexual harassment saja. Selain itu saya tidak pernah mendengar kasus lain mengenai harassment ini. Terima kasih sebelumnya.

Intisari Jawaban

Sexual harassment, power harassment, ataupun workplace harassment adalah perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan berbagai peraturan perundang-undangan lainnya. Pekerja yang merasa dirugikan karena berbagai harassment sebaiknya berani melaporkannya ke atasan yang lebih tinggi. Jika dibiarkan, maka terdapat potensi terjadi konflik yang berkepanjangan. Selain itu, terdapat jerat pidana yang dapat mengancam pelaku harassment.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua