Selasa, 04 Pebruari 2020

Hukumnya Melelang Objek Hak Tanggungan Tanpa Pengumuman

Hukumnya Melelang Objek Hak Tanggungan Tanpa Pengumuman

Pertanyaan

Saya menyewakan sebuah rumah selama enam tahun. Berjalan empat tahun, saya meminjam uang ke bank, dengan jaminan rumah tersebut. Setelah berjalan setahun, saya menunggak dan rumah sekarang mau dilelang. Berhubung akhir tahun ini perjanjian sewa habis, masa sewanya tidak saya perpanjang agar rumah itu dapat saya jual. Namun penyewa tidak mau keluar karena memiliki surat tanggungan dari BPN. Rupanya rumah saya sudah dilelang oleh bank dan dibeli oleh si penyewa tanpa sepengetahuan saya. Pertanyaan saya, apakah upaya hukum pidana bisa saya tempuh? Berhubung saya tidak mengetahui rumah tersebut dilelang sepihak. Apa upaya hukum lain yang bisa saya lakukan?

Intisari Jawaban

Rumah Anda yang menjadi objek hak tanggungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah Beserta Benda-Benda yang Berkaitan dengan Tanah dapat menjadi objek pelelangan umum jika Anda selaku pemberi hak tanggungan cidera janji.
 
Pelelangan umum tersebut wajib didahului dengan pengumuman lelang. Jika tidak, maka pelelangan umum dapat dibatalkan. Selain itu, bank selaku pemegang hak tanggungan dapat digugat perdata atas perbuatan melawan hukum, bahkan atas tindak pidana.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Sigar Aji Poerana mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Internasional.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua